Hubungan Kinematika Gerak dengan Analisa Vektor

Posted on

Hubungan Kinematika Gerak dengan Analisa Vektor Kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian Kinematika, Analisa Vektor, Pengoperasian Vektor, Jalinan Kinematika Gerak dengan Analisis Vektor, segera saja kita masuk kedalam pembahasannya.

Pengertian Kinematika

Kata kinematika dikemukakan oleh fisikawan Prancis yang bernama A. M. Ampere cinematique yang diadopsi dari Yunani kuno κίνημα (re : kinema atau gerak). Kinematika adalah cabang pengetahuan mekanika kalsik yang mendalami gerakan benda serta sistemnya tanpa ada mempermasalahkan tipe pemicu gerakan.

Kebalikan dari kinematika yaitu dinamika atau kinetika yang pelajari gerakan benda serta mempersoalkan tipe yang memengaruhi gerakannya. Umumnya, studi tentang kinematika dikatakan sebagai geometri gerak.

Kinematika gerak benda pelajari karakteristik gerak satu partikel yang diposisikan sebagai vektor. Kinematika gerak ini terkait sangat erat dengan pengaplikasian vektor dalam pembahasannya. Seperti kecepatan, kelajuan, posisi, gerak relatif, gerakan kordinat dan lain-lain. Untuk lebih mengerti mengenai analisa vektor ini, mari kita simak di poin selanjutnya.

Analisis Vektor

Besaran yang memiliki besar serta arah dimaksud dengan vektor. Sesaat besaran yang cuma mempunyai besar saja seperti massa serta saat dimaksud skalar. Notasi vektor serta segala teknik dengan memakai analisa vektor begitu bermanfaat untuk menerangkan hukum-hukum fisika serta aplikasinya baik dalam bagian ataupun ruangan.

Vektor umum digambarkan sebagai segmen atau ruas garis yang berarah atau mungkin dengan satu anak panah seperti berikut :

hubungan-kinematika-gerak-dengan-analisa-vektor

Dalam vektor ada dua komponen paling utama, yakni komponen horizontal (sumbu x) serta komponen vertikal (sumbu y). Kedua komponen vektor itu mempunyai resultan yang mempunyai arah yang disebut akar dari jumlah kuadrat komponen x serta y. Langkah memastikan komponen-komponen vektor :

hubungan-kinematika-gerak-dengan-analisa-vektor1

Besar vektor ditetapkan dengan panjang dari anak panah, memakai unit yang pas (sesuai sama).

Ada tiga tipe vektor :

  • Vektor Bebas (free vector), vektor ini adalah vektor yang dapat digeser sejajar dianya dengan panjang serta arah yang tetaplah.
  • Vektor meluncur (sliding vector), vektor yang dapat digeser selama garis kerjanya, umpamanya tipe yang bekerja selama garis lurus.
  • Vektor terikat (binding vector), vektor ini adalah vektor yang terikat pada system koordinat yang tunjukkan posisi tertentu.

Pengoperasian Vektor

Penjumlahan vektor dengan cara geometris

Berikut ini ada 3 vektor yakni :

Dari ketiga vektor itu, bisa dijumlahkan lewat cara :

Pengurangan vektor dengan cara geometris

Pengurangan vektor bisa dikerjakan dengan menjumlahkan vektor 1 dengan lawan vektor 2

Penjumlahan serta pengurangan vektor dengan cara analisis

Untuk menjumlahkan vektor 3 dimensi, dipakai langkah analisa :

Vektor bisa di jabarkan jadi Ax serta Ay

Ax = a cos θ

Ay = a cos θ

Untuk memastikan besar serta arahnya dipakai rumus :

Perkalian Vektor

Perkalian vektor dengan hasil pada akhirnya berbentuk skalar. Operasi ini dimaksud juga “dot product”

Bila dua buah vektor dikalikan dengan hasil pada akhirnya vektor lain, jadi rumus di atas cuma ditukar jadi sin. Langkah tersebut dimaksud “cross product”

Arah dari hasilperkalian vector a serta b senantiasa tegak lurus dengan bagian yang dibuat oleh vektor a serta b.

Hubungan Kenamatika dengan Analisis Vektor

Dari keterangan diatas, pemakaian vektor dalam pengetahuan kinematika bisa dilihat dalam kajian posisi serta perpindahan partikel, kecepatan partikel, percepatan partikel, gerak lurus serta melingkar.

Posisi serta Perpindahan Partikel

Posisi adalah kedudukan benda pada titik acuan. Posisi bisa dinyatakan dengan vektor-vektor unit, pada sumbu x ditulis i, serta sumbu y ditulis j.

Perpindahan yaitu perubahan posisi benda kurun waktu tertentu. Perpindahan bisa dirumuskan :

Dengan arah perpindahan :

Grafik perpindahan dalam beragam macam grafik pada kecepatan serta waktu :

Kecepatan Partikel

Kecepatan rata-rata yaitu hasil untuk perpindahan dengan waktu tempuhnya.

Dengan arah kecepatan :

Kecepatan sesaat yaitu kecepatan rata-rata untuk Δt mendekati nol.

Kecepatan sebentar bisa dilihat dengan pendekatan grafik :

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan