Ibu Pembuang Bayi di Sungai Malang Sempat Tuai Simpati Karena Mengaku Diperkosa, Tapi Fakta Sebenarnya Bikin Geram!

Posted on

Lahiya – Warga Malang, Jawa Timur kemarin Sabtu (13/1/2018) digegerkan dengan penemuan bayi yang dibuang ke saluran irigasi. Dulasim (64) seorang warga yang terdapat di Jalan Simpang Gayana, yang pertama kali menemukan bayi tersebut sebelumnya mengira bukan mayat bayi melainkan anak kambing.

Dulasim kala itu tengah piket membersihkan saluran irigasi, sebab setiap hari selalu saja ada sampah, ia pun kaget saat melihat ada kresek besar berwarna merah yang ternyata isinya adalah bayi yang sudah tidak bernyawa.

”Bayi itu nyangkut di besi yang ke satu,” terang Dulasim, seperti yangd ilnasir dari Radarmalang.id

Bayi itu memiliki ciri-ciri berkulit putih dan berbobot 3 kg. Ternyata setelah dilakukan penelusuran, tersangka pembuang bayi itu adalah UL (23) yang merupakan seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Malang. Ia terancam hukuman 7 tahun penjara dan dijerat dengan pasal 341 KUHP mengenai Pembunuhan Bayi.

Baca juga: Kisah Haru Perjuangan Hidup Bayi Terkecil di Asia. Lahir Permatur dengan Kulit Setipis Kertas, Begini Kondisinya Sekarang

”Penyidik sudah menetapkan pasal yang dikenakan untuk tersangka,” terangnya kemarin (13/1/2018).

AKP Ambuka Yudha Hardi Putra, Kasatreskrim Polres Kota Malang menyebutkan, pihaknya akan mejerat UL dengan pasal tersebut setelah mendapatkan hasil otopsi bayi dari rumah sakit. Polres Malang Kota sudah menangkap UL, mahasiswi semester 10 yang diduga kuat merupakan ibu kandung bayi.

Sebelumnya UL mengaku alasannya membuang bayi tersebut lantaran diperkosa. Namun, menurut hasil penyidikan yang dilakukan polisi, UL melakukan hubungan layaknya suami istri dengan pacarnya atas dasar suka sama suka. EO, yang merupakan pacar UL diduga berada di Surabaya.

Baca juga: Kisah Jeffry, Pria yang Rela Tinggalkan Pekerjaan dengan Gaji Rp 130 Juta Demi Lakoni Hal Tak Terduga Ini

”Hasil penyidikan menyebut tersangka melakukannya suka sama suka bersama pacar,” imbuhnya.

Sampai saat ini polisi masih melakukan pengembangan penyidikan. Dan sementara UL sudah ditahan di Mpolres Malang Kota yang berlokasi di Jalan JA Suprapto.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan