Ikan Raksasa Ditemukan, Warga Gempar dengan Isi Perutnya. Mengejutkan!

Posted on

Lahiya – Samudra selalu menghadirkan sensasi misteri tersendiri. Salah satunya terjadi di Filipina.

Sebagai negara yang dikelilingi laut, penghasilan kebanyakan warga Filipina ada dari melaut. Jutaan warga Filipina menjadi nelayan demi mengumpulkan uang untuk keluarga mereka.

Namun, sebuah kejadian aneh dialami seorang nelayan. Peristiwa ini sempat membuat heboh netizen di dunia maya. Seorang nelayan bernama Arnold Constantino berhasil menangkap sebuah ikan berukuran raksasa.

Pria asal Antique, Filipina ini menangkap ikan yang biasa mereka sebut lapu-lapu, melansir Viral4Real via Tribunnews.

Ikan lapu-lapu di Indonesia dikenal dengan nama ikan kerapu.Dalam foto yang beredar, terlihat ikan kerapu tersebut berukuran sangat besar. Arnold kaget sangat kaget saat mengetahui ikan tersebut memiliki berat 200 kg.

Berat ikan ini bahkan jauh melebihi berat tubuhnya sendiri. Arnold bahkan tidak menyangka bahwa ia bisa menjaring ikan sebesar ini.

Ikan lapu-lapu tersebut kemudian ditempatkan di sebuah bambu di pasar ikan Kalibo. Terlihat banyak orang yang takjub melihat ikan raksasa ini. Mereka bahkan berama-ramai mengabadikan gambar ikan lapu-lapu tersebut.

Penasaran dengan ukuran ikan yang tak lazim, Arnold pun memutuskan untuk memotongnya di pasar, di hadapan banyak pengunjung. Arnold menggunakan pisau besar untuk membelah ikan raksasa ini tepat di bagian perutnya.

Baca juga: Mengerikan! Benda -Benda Misterius Ini Terdampar di Filipina, Hingga Membuat Warga…

Betapa terkejutnya Arnold saat menemukan benda tak lazim di perut ikan ini. Sang nelayan kaget saat menemukan sebuah lencana petugas keamanan di perut ikan tersebut. Banyak orang mulai berspekulasi bahwa ikan ini telah memakan sang petugas keamanan.

Namun, ada pula yang beranggapan bahwa ikan ini tak sengaja menelan lencana yang ada di laut.

Masih belum ada penjelasan pasti bagaiamana lencana ini bisa ada di dalam perut ikan. Tapi, keberhasilan Arnold menangkap ikan seberat 200 kg ini sembat membuat heboh pasar ikan di Filipina ini.

Sebelumnya, kekayaan laut Filipina juga bikin geger dunia adanya penemuan makhluk purba berbentuk seperti cacing sebesar pemukul bisbol.

Sebuah studi yang diterbitkan di Proceedings National Academy of Sciences (PNAS), via beritagar.id,  menguraikan bahwa makhluk tersebut memiliki nama resmi Kuphus polythalamia. Meski memiliki nama resmi dan bukan termasuk ke golongan cacing, namun umum orang menyebutnya dengan “shipworm” (cacing kapal).

Makhluk ini sebenarnya masuk ke kategori kelas hewan bivalvia – semacam moluska air yang memiliki cangkang penutup, layaknya kerang dan remis.

Selama lebih dari 200 tahun, keberadaan cacing kapal dianggap seperti mitos. Karena, meski para ilmuwan telah mempelajari makhluk tersebut, mereka hanya dapat melakukan studi ke spesimen cacing kapal yang telah mati.

Selama berabad-abad para peneliti masih memiliki tanda tanya mengenai di mana mereka tinggal dan mengapa bentuknya demikian aneh.

Cacing kapal K. polythalamia merupakan anggota keluarga kerang terbesar. Ia dikenal pertama kali pada abad ke-18, yang biasa mendiami struktur tabung 1 meter sampai 1,5 meter, berdiameter kisaran 6cm, di dasar laut dan kayu yang membusuk.

 

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan