Inilah 5 Fakta Burung Langka dari NTT yang Dijuluki dengan Nama Istri Presiden Jokowi

Posted on

Satu lagi prestasi anak bangsa ditorehkan. Kali ini, bukan sesuatu yang digilai atau bahkan disembah luar negeri, namun patut dihargai karena terjadi di negeri sendiri. Beberapa waktu lalu, seorang peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berhasil menemukan seekor burung spesies terbaru di Pulau Rote, Nusa Tengara Timur (NTT).

Belum ada satu tahun, burung tersebut sudah viral di sosial media. Pasalnya, nama yang diberikan kepada sang spesies baru ini unik banget dan baru pertama kali terjadi di dunia. Indonesia sepakat menamainya dengan Iriana yang notabene adalah nama dari istri Presiden Jokowi. Pada ulasan berikut, Boombastis.com akan membagi fakta tentang Burung Iriana ini kepada boombers sekalian.

Baca Juga
Kocaknya 10 Meme ‘Salah Gue Apa’ Ini Dijamin Bikin Kamu Ketawa Sampe Mules
5 Permintaan Aneh Warga ke Pejabat Ini Bikin Tepok Jidat, Ada yang Minta Pantai Buatan!

1. Ditemukan oleh Peneliti Perempuan Paling Senior di LIPI

Nama Dewi Malia Prawiradilaga baru-baru ini sedang banyak dicari di mesin pencarian google. Hal tersebut dikarenakan wanita alumni Fakultas Peternakan IPB ini berhasil menemukan seekor burung spesies baru di Pulau Rote, NTT. Setelah ditemukan dan ditelisik lebih jauh, burung yang ditemukan oleh Dewi masuk dalam family Meliphagidae.

 

Tak ayal jika Dr. Dewi berhasil memukau seluruh Indonesia dengan penelitiannya. Dilansir dari situs resmi LIPI, sudah lebih dari 50 penelitian yang ia kerjakan dari tahun 70an hingga sekarang. Selain sepak terjangnya yang sudah tak diragukan lagi, ide cemerlangnya atas pemberian nama untuk burung langka ini sangat diapresiasi banyak orang. Ia mengusulkan nama Iriana untuk burung temuannya itu.

2. Dinamai Iriana Sebagai Bentuk Apresiasi terhadap Ibu Negara

Banyak orang yang menganggap nama Iriana untuk spesies langka di Indonesia merupakan semacam pelecehan. Namun, tim dari LIPI yang diwakili oleh Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan bahwa pemberian nama tersebut ditujukan sebagai sebuah penghargaan karena selama ini Ibu Negara kita begitu peduli dan berdedikasi tinggi dalam hal penyelamatan burung di Indonesia, seperti yang diwartakan viva.co.id.

 

Mendengar hal tersebut, Presiden Jokowi pun merasa sangat senang dan memberikan ijinnya untuk menggunakan nama Iriana sebagai julukan untuk burung yang baru saja ditemukan di Pulau Rote tersebut. Sehingga, terbentuklah nama latin Myzomela Irianawidodoae serta Burung Iriana untuk menjuluki spesies baru itu.

3. Warna Bulunya ‘Indonesia Banget!’

Burung Iriana bukanlah seekor spesies yang besar dan gahar seperti burung elang, namun lewat warna bulunya, kita bisa tahu bahwa burung langka tersebut benar-benar menggambarkan Indonesia. Pertama kali melihat figurnya, kita bisa menemukan warna merah di hampir seluruh tubuh Burung Iriana. Selain bercorak hitam, di bagian perut terdapat warna putih keabu-abuan.

 

Meskipun kelihatan agak chubby, Burung Iriana tergolong mungil, loh. Dilansir dari cnnindonesia.com, ia memiliki panjang tubuh 11,8 cm beserta berat 32,23 gram. Panjang paruhnya adalah 1,79 cm sedangkan sayapnya 5,8, namun jika dibentangkan panjangnya mencapai 17,2 cm. Ia juga memiliki panjang ekor 3,7 cm serta tinggi kaki 1,67 cm dengan bantalan kuku yang berwarna kuning.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan