Inilah Fakta Micin, Benda yang Sering Difitnah Masyarakat Kekinian, Beneran Bikin Lemot?

Posted on

Fakta konsumsi micin membuat otak manusia jadi lamban, beginilah cara kerjanya

Micin yang dikonsumsi secara rutin diketahui memengaruhi fungsi kognitif otak yang meliputi berpikir logis, pengambilan keputusan, penyelesaian masalah, dan konsentrasi. Kemampuan tersebut berhubungan dengan banyak saraf di bagian hipotalamus otak yang bertugas menerima macam-macam rangsangan. Nah konsumsi micin berlebihan bisa membahayakan.

Ilustrasi gangguan pada neuron [image: source]

Sebab glutamate dalam micin dapat memberikan rangsangan berlebihan terhadap otak. Kalau hal ini terjadi terus-menerus akan menyebabkan kematian neuron. Padahal neuron memiliki tugas penting untuk menjalankan fungsi kognitif otak. Intinya, seseorang menjadi lemot adalah karena kematian neuron yang disebabkan glutamate yang ada pada micin.

Batas Aman Konsumsi MSG

Ilustrasi menggunakan MSG [image: source]

Meski memiliki efek samping, konsumsi micin masih tergolong aman jika dilakukan sewajarnya. Hal ini dijelaskan asosiasi insdustri glutamate yang mengutip badan kesehatan dunia (WHO) bahwa konsumsi MSG atau micin maksimal 9,45 gram per hari. Meski begitu, baiknya konsumsi MSG tidak rutin digunakan setiap hari. Sebab semakin sering, umumnya masyarakat akan ketagihan memakainya lagi dan lagi.

Berbagai fakta tentang micin alias MSG di atas kiranya sudah bisa memberikan gambaran bagi masyarakat. Bukan hanya mitos, micin memang berpeluang membuat kinerja otak menurun. Selain itu dikutip dari eHow, beberapa efek samping yang timbul setelah konsumsi MSG adalah pusing, mual, nyeri dada, mengantuk, dan cepat haus. Nah, bagaimana sekarang, masih mau sering-ering pake micin?

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan