Insiden Aneh! Seorang Pilot Tewas Dihantam Pintu Pesawat yang Lepas

Posted on

Lahiya – Maut bisa terjadi kapan saja dan menyerang siapapun dari kita. Seperti insiden aneh yang baru-baru ini menimpa seorang pilot asal Finlandia. Insiden aneh dan mematikan tersebut terjadi di Bandara Kittila, Finlandia. Secara tak terduga, pintu sebuah pesawat yang hendak terbang malah terlepas. Tak pelak, pintu itu menghantam seorang pilot  hingga meninggal.

Dilansir dari laman SindoNews.com, Senin (08/01/2018), pesawat yang pintunya terlepas saat akan terbang itu adalah pesawat jet Gulfstream G150 buatan Amerika Serikat (AS). Ada pun seperti mengutip laporan surat kabar Lapin Kansa pada Sabtu (06/01/2018), pesawat jet pribadi itu tiba di Bandara Kittila setelah sebelumnya telah terbang ke resor populer di Lapland.

Selanjutnya, pesawat jet pribadi tersebut hendak beralih ke penerbangan berikutnya dengan destinasi Yekaterinburg, Rusia pada hari Kamis.

Diketahui bahwa pesawat dengan daya tampung 20 penumpang itu kosong saat kapten, pilot, lengkap beserta kedua pramugarinya naik pesawat untuk pemeriksaan sebelum penerbangan.

Baca juga: Mematikan! Lumpuhkan Ratusan Musuh, Inilah Kisah Lyudmila Pavlichenko—Sniper Wanita dalam Perang Dunia II

Namun naas, pada saat itu pintu tiba-tiba terlepas dari badan pesawat dan menghantam sang pilot. Begitu kuatnya hantaman pintu pesawat tersebut sehingga pilot berusia 50 tahun itu pun harus tewas seketika di lokasi kejadian.

Berdasarkan laporan dari petugas penyelidik, bagian lain dari pintu ditemukan terlempar sekitar sepuluh meter dari lokasi pesawat terbang.

Akibat Kegagalan Teknis

Pihak berwenang Finlandia menggambarkan kecelakaan fatal itu sebagai insiden yang ”sangat luar biasa”. Pasalnya, kecelakaan itu diduga kuat terjadi akibat kegagalan teknis tertentu yang masih harus diinvestigasi lebih lanjut. Demikian sebagaimana dilaporkan dalam reportase Reuters.

Hingga berita ini dimuat, pihak berwenang telah menghubungi pejabat di Austria di mana pesawat tersebut terdaftar. Mereka juga mengontak produsen pesawat yang bersangkutan di Amerika Serikat.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan