SHARE

Jenis Karangan

Jenis Karangan bisa dibedakan jadi empat bentuk, yakni narasi, deskripsi, eksposisi, serta argumentasi.

Menurut Hastuti, dkk (1993 : 107) karangan dibedakan jadi lima bentuk, yakni narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, serta persuasi. Keterangan masing-masing karangan itu sebagai berikut ini.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

1. Deksirpsi

Definisi :

Karangan deskripsi adalah satu bentuk tulisan yang bertalian dengan usaha penulis untuk memberi beberapa rincian dari objek yang dibicarakan. Gambaran juga karangan yang menggambarkan suatu hal, menyebutkan apa yang diindra, menggambarkan perasaan, serta tingkah laku jiwa dalam bentuk kalimat.

Ciri-ciri :

a. pada biasanya berbentuk nonilmiah/fiksi,
b. menggambarkan atau menggambarkan objek spesifik,
c. bertujuan supaya pembaca seakan-akan lihat sendiri objek yang digambarkan itu.

Contoh :

Cantiknya Danau Biru di Pada Perbukitan

Siapa yang tidak kenal Bukit Tinggi? Anda tentu udah mendengarnya. Ya, kota ini adalah satu diantara maksud wisata di Sumatra Barat. Beberapa wisatawan banyak yang bertandang ke kota ini lantaran sejarahnya.

Konon, kota ini jadi benteng kekuasaan Belanda pada ketika Perang Padri (1821–1837). Oleh karenanya, terdapat banyak bangunan bersejarah peninggalan Belanda di kota ini. Tidak hanya itu, kota ini dapat populer di Indonesia sebagai The Big Clock Town atau Kota Jam Gadang.

Jam yang memiliki ukuran besar ini jadi ciri khas Kota Bukit Tinggi dengan di kelilingi pohon-pohon besar yang me- nambah indah panorama kota. Tetapi, tidak banyak yang tahu mengenai satu danau biru yang cantik di kota ini. Danau Maninjau namanya.

Danau Maninjau terdapat 38 km bagian barat dari pusat Kota Bukit Tinggi. Bila memakai bus umum dari Bukit Tinggi cukup hanya keluarkan Rp2. 000, 00 untuk satu jam perjalanan. Airnya biru jernih serta bersih alami.

Danau ini dikelilingi bukit-bukit yang indah hingga memberi cantiknya panorama kurang lebih. Terdapat 500 m diatas permukaan laut dengan panjang danau 17 km, lebar 18 km, serta kedalaman danau kurang lebih 480 mtr..

Tempat ini dapat amat pas untuk kesibukan berenang atau berkeliling dengan sepeda. Tidak cuma itu, untuk mereka yang mempunyai jiwa petualang serta sukai mendaki bukit, di sinilah tempat yang pas untuk menyalurkan hoby itu. Wisatawan bisa mendaki Bukit Sakura serta Puncak Lawang cuma kurun waktu tiga jam saja.

Di puncak bukit berikut wisatawan bisa kagum pada panorama danau serta sekitarnya. Seluruh terlihat tambah lebih indah dari atas sana.
Jika terasa saat sehari bertandang disini belum cukup, tidak butuh cemas.

Ditempat ini layaknya seperti taman wisata lain terdapat banyak penginapan yang disebut penginapan dengan sarana mencukupi. Selama danau ini juga terdapat banyak restoran serta coffee shop agar bisa penuhi kenikmatan wisatawan yang be-rkunjung. Coba datang pada akhir minggu lantaran kerap di gelar music serta tarian tradisional khas Sumatra Barat untuk menghibur pengunjung.

Berwisata terlihat kurang komplit bila tidak beli cenderamata atau oleh-oleh khas Sumatra Barat. Di Jalan H. Udin Rahmani, terdapat banyak toko yang jual cenderamata. Lukisan rumah gadang berbahan beludru adalah satu diantara souvenir yang paling banyak di cari wisatawan ditempat ini.

Oleh karenanya, bila Anda punya niat untuk berwisata ke Sumatra Barat janganlah lupa untuk memasukkan Danau Maninjau kedalam agenda perjalanan Anda, ditanggung Anda tidak bakal menyesal.

2. Narasi

Definisi :

Narasi adalah tulisan yang menceritakan sebuah momen atau peristiwa yang disusun secara urutan atau menurut urutan saat atau urutan tempat.

Tulisan cerita bisa dibedakan atas cerita nonfiksi serta cerita fiksi.

a. Nonfiksi, yakni karangan yang menceritakan beberapa hal yang riil, bersumber pada pengalaman atau penilaian.

Contoh : sejarah, biografi (cerita seseorang tokoh), atau autobiografi, (cerita pengalaman pengarangnya sendiri).

b. Fiksi, yakni karangan yang menceritakan beberapa hal yang berbentuk khayal atau imajinasi.

Tulisan cerita ada yang berbentuk cerita ekspositoris serta cerita sugestif. Cerita ekspositoris adalah cerita yang menceritakan berlangsungnya sebuah momen secara informatif hingga pembaca tahu momen itu secara pas.

Narasi sugestif berbentuk cerita yang menceritakan rangkaian momen yang berjalan dalam kesatuan saat hingga bisa menggugah daya khayal serta menimbulkan dorongan perasaan pada pembacanya.

Narasi ekspositoris disebut dengan cerita peristiwa, sedang cerita sugestif umum juga disebut dengan cerita runtun momen.

Ciri-ciri :

a. Lebih berbentuk fiksi.
b. Adanya penceritaan atau sebuah pengisahan sebuah momen yang dijalin serta sebuah urutan saat.
c. Adanya sisi perbuatan atau tindakan.
d. Wacana cerita berupaya menjawab pertanyaan ” Apa yang sudah terjadi? ”
e. Menginformasikan sebuah hal hingga pembaca peroleh pengetahuan yang luas.
f. Mengandung perseteruan/pertikaian hingga mempunyai tokoh/pelaku.

Contoh :

‘Susur Sungai Cikapundung” KMPA–PSIK :
Rekreasi Sekalian Pembelajaran

Minggu, 23 April, Jam 08. 00 pagi, peserta perjalanan ”Susur Sungai Cikapundung” udah mulai berkumpul di sekretariat KMPA di Sunken Court W–03. Satu jam lantas, rombongan pergi menuju Curug Dago, dengan sedikit naik ke arah hulu dimana perjalanan itu diawali.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...