SHARE
Gambar Via: surabaya.tribunnews.com
Loading...

Jenis-Jenis Karangan dalam Bahasa Indonesia (Deskripsi, Narasi, Eksposisi, Argumentasi, Persuasi) – Karangan yaitu sebuah bentuk karya tulis yang dipakai untuk mengungkapkan ide pada para pembaca. Bersumber pada tujuannya, karangan terbagi ke dalam 5 jenis karangan, salah satunya yaitu karangan deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi dan peruasi. Di bawah ini yaitu beberapa jenis karangan yang umum kita temukan sehari-hari.

Gambar Via: satubahasa.com

Karangan Deskripsi

Karangan deskripsi yaitu sebuah bentuk karya tulis yang melukiskan atau menggambarkan sebuah objek atau benda pada para pembaca seakan-akan pembaca merasakan, melihat atau mengalami sendiri tema di dalam tulisan.

Ciri-ciri Karangan Deskripsi

  • Menggambarkan sebuah objek dengan sejelas-jelasnya pada para pembaca.
  • Melibatkan observasi panca indera.
  • Langkah penulisan memakai cara objektif, subjektif, atau kesan pribadi penulis pada sebuah objek.

Contoh Karangan Deskripsi

Kucingku

Gambar Via: seputarkucing.com

Aku memiliki sebuah kucing yang bernama meow di rumah. Meow adalah jenis kucing Persia yang dihadiahkan keapadaku setahun yang lalu. Seperti kebanyakan kucing Persia lainnya, Meow sangat gemuk dengan bulu-bulu yang sangat halus menutupi seluruh tubuhnya. Meow memiliki bulu berwarna putih seperti salju, hidung yang sangat pesek, dan ekor yang panjang.

Meow sangatlah lucu, dia selalu mengikutiku kemanpun aku pergi. Dia juga sangat manja terhadapku, setiap kali dia lapar, meow akan menjilati kakiku. Meow sangatlah rakus, dia gemar menghabisi makanannya dan meminum susu dengan sangat cepat. Tak hanya rakus, Meow juga pemalas, dia selalu menghabiskan harinya dengan tidur di sofa rumahku.

Karangan Narasi

Karangan narasi yaitu sebuah bentuk karya tulis yang berbentuk rangkaian peristiwa baik fiksi ataupun non fiksi yang di sampaikan sesuai dengan urutan waktu yang sistematis dan logis. Pada karangan narasi ada beberapa bagian peristiwa yang jelas, dimulai dari perkenalan, munculnya masalah, konflik, penyelesaian dan ending.

Ciri-ciri Karangan Narasi

  • Menyajikan sebuah cerita yang berbentuk berita, peristiwa, pengalaman yang menarik pada pembaca.
  • Cerita-cerita itu disajikan dengan urutan kronologis yang jelas.
  • Ada perseteruan dan tokoh yang menjadi inti dari satu karangan.
  • Mempunyai setting yang di sampaikan dengan jelas.
  • Betujuan untuk menghibur pembaca dengan bebrapa cerita yang di sampaikan.

Contoh Karangan Narasi

Pertemuan yang Terindah

Gambar Via: simomot.com

Pagi hari itu aku duduk termenung di sebuah taman. Ku pandangi semua bunga-bunga indah yang sedang bermekaran dengan indahnya. Ketika aku sedang menikmati pemandangan dalam kesunyian, tiba-tiba aku mendengar jeritan seorang wanita dari arah belakangku. Aku pun terdiam dan heran, lalu dengan penasaran aku segera menuju sumber suara tersebut.

Betapa terkejutnya diriku ketika mengetahui bahwa jeritan tersebut berasal dari seorang wanita manis berbaju biru. Lalu aku dekati wanita itu, “Kamu baik-baik saja?” tanyaku. “Kamu siapa?” jawab wanita itu. Suaranya sangat lembut dan wajahnya yang manis membuat aku terpana oleh pendangan sesat itu. Tanpa sadar bibirku mengeluarkan kata, “Aku mendengar suara teriakan, jadi ku kira Anda sedang dalam masalah,” “oh, aku tidak apa-apa, hanya terkena duri yang ada di tumbuhan ini” jawabnya. Lalu terjadi hening yang panjang dan terjadi pergolakan di dalam hatiku, ingin rasanya berkenalan dengan dirinya, tetapi aku takut.

Tak berapa lama, wanita itu pergi meninggalkanku yang berdiri bodoh tanpa berani berkenalan dengannya. Aku pun menyesal, hingga saat ini aku selalu pergi ke taman itu dan berharap bisa bertemu, “gadis manis berbaju biru” itu sekali lagi.

Karangan Eksposisi

Karangan eksposisi yaitu satu karangan yang memuat tentang sebagian keterangan atau pemaparan tentang sebuah informasi pada pembaca. Maksud karangan ini yaitu untuk memberi informasi yang sejelas-jelasnya pada pembaca.

Ciri-ciri Karangan Eksposisi

  • Menyajikan atau mengemukakan suatu informasi pada pembacanya.
  • Informasi yang disajikan berbentuk kenyataan atau betul-betul terjadi.
  • Tidak berupaya mempengaruhi pemabaca
  • Menjelaskan suatu proses atau analisis sebuah tema.

Contoh Karangan Eksposisi

Cara menanam singkong

Gambar Via: rubik.okezone.com

Singkong adalah tumbuhan umbi akar yang kaya akan karbohidrat. Singkong sangat mudah untuk ditanam dengan hanya meletakan batang singkong di tanah singkong akan tumbuh. Tak hanya itu singkong juga dapat tumbuh di semua jenis tanah. Meskipun proses penanamannya sangat mudah, proses penanaman singkong memerlukan perhatian khsusus untuk hasil yang maksimal sebagi berikut:

Pilihlah batang singkong yang paling bawah, potong kira-kira sekitar 15 cm dan tajamkan ujungnya. Kemudian letakan pada tempat yang lembab selama 2 minggu hingga tumbuh tunas kecil.

Setelah 2 mingggu, tanam singkong pada tanah yang sudah digemburkan sebelumnya. Usahakan jangan menanam singkong saling berdekatan karena akan mengganggu umbi yang akan dihasilkan. Tancapkan ujung singkong pada tanah jangan terlalu dalam agar singkong mudah di cabut saat panen.

Demikianlah cara menanam singkong yang baik untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal dan menguntungkan.

Karangan Argumentasi

Karangan argumentasi yaitu karangan yang memuat pendapat atau argument penulis mengenai sebuah hal. Karangan ini mempunyai tujuan untuk meyakinkan penulis supaya mempunyai pandangan yang sama akan sebuah hal dengan pandangan penulis.

Ciri-ciri Karangan Argumentasi

  • Ada pendapat-pendapat penulis tentang sebuah tema yang sedang di bahas.
  • Pendapat-pendapat tersebut di lengkapi dengan pembuktian-pembuktian yang berbentuk fakta, data, contoh, ataupun grafik.
  • Mempunyai tujuan untuk menyakinkan pembaca.
  • Pengarang menghindari keterlibatan emosi dalam menyampaikan gagasannya.

Contoh Karangan Argumentasi

Smart Phone Stupid People

Gambar Via: t3.com

Saat ini kita telah mamasuki zaman tekhnologi yang luar biasa perkembangannya. Semua urusan manusia sekarang sudah dimudahkan oleh hadirnya tekhnologi ini. Salah satu tekhnologi yang sangat berkembang saat ini adalah alat komunikasi atau telephone pintar. Namun, tanpa kita sadari telephone pintar selama ini membuat manusia menjadi bodoh dan malas.

Kenapa bisa seperti itu? Hal ini bisa terjadi karena kita telah dimanjakan dengan fitur-fitur yang ada. Kemudahan informasi yang bisa didapatkan manusia tersebut membuat manusia semakin malas untuk mencari atau mempelajari suatu informasi sehingga mereka akan terbiasa untuk mengandlkan smart phone.

Tak hanya itu, smart phone juga membuat manusia menjadi pasif dan acuh tak acuh dengan lingkungannya. Ada banyak fitur-fitur yang dapat mengalihkan manusia dari dunianya seperti game, social media, video, dan musik, fitur-fitur tersebut membuat manusia sibuk terhadap smart phone bahkan saat kumpul bersama teman pun mereka saling sibuk dengan smart phonenya masing-maing.

Yang terakhir adalah smart phone menghilangkan budaya-budaya yang ada di dalam masyarakat. Saat ini ada fitur peta atau GPS yang memudahkan manusia mencari tempat, kemudahan itu membuat nilai menyapa seseorang di jalan untuk bertanya menjadi hilang. Padahal dengan bertanya mereka bisa saja menjadi teman yang baik.

Demikianlah pengaruh buruk smart phone yang tidak kita sadari telah membuat mansia, malas, bodoh, dan pasif. Padahal manusia adalah makhluk sosial yang harus bersosialisasi dan berinteraksi dengan manusia lainnya.

Karangan Persuasi

Karangan persuasi yaitu satu diantara bentuk karya tulis yang memuat ajakan-ajakan pada para pembacanya untuk melakukan atau meyakini sebuah hal. Sama seperti dengan karangan argumentasi, karangan persuasi juga dilengkapi dengan pendapat-pendapat penulis yang disertai dengan pembuktian supaya pembaca yakin dan ingin mengikuti apa yang di sampaikan oleh penulis. Lantaran sifatnya yang berbentuk ajakan, karangan ini mempunyai tujuan untuk meyakini pembaca yang di sampaikan oleh penulis untuk melakukan atau mempercayai suatu hal.

Ciri-ciri Karangan Persuasi

  • Karangan ini punya sifat mengajak para pembacanya
  • Mempunyai sebagian argumen yang kuat berbentuk data, fakta, dan sebagainya untuk meyakinkan pembaca.
  • Karangan ini berupaya menghindari perseteruan supaya pembaca tidak kehilangan kepercayaan.
  • Karangan ini berupaya mendapatkan kesepakatan atau kepercayaaan antara penulis dan pembaca.

Contoh karangan persuasi

Ayo Hidup Bersih

Gambar Via: gresikkotahijau.blogspot.co.id

Hidup bersih merupkan dambaan bagi semua orang, Dengan perilaku hidup bersih, akan menciptakan lingkungan yang sehat sehingga akan berdampak baik pula bagi penghuninya. Seperti yang ada pada pepatah latin, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, oleh karena itu, marilah jaga lingkungan kita agar menjadi bersih.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk berperilaku hidup bersih yaitu, bersihkanlah lingkungan terdekat seperti rumah, halaman, dan lingkungan sekitar rumah. Dengan lingkungan yang bersih, semua bibit penyakit tidak akan tumbuh dan berkembang. Kemudian jaga pula kebersihan diri sendiri seperti, mandi yang teratur, menyikat gigi, dan memotong kuku. Menjaga kebersihan tubuh dengan teratur membuat kita terhindar dari berbagai macam penyakit. Dan yang terakhir konsumsilah makanan sehat dan bergizi agar tubuh menjadi sehat dan kuat.

Perilaku hidup bersih di atas sangat penting untuk dilaksanakan agar kita sehat dan terhindar dari penyakit. Oleh karena itu, mulai dari sekarang marilah kita semua, menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan diri dan kebersihan makanan kita.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Contoh Karangan, kami harap semoga Postingan kali ini mengenai Contoh Karangan di atas sedikitnya dapat membantu kalian yang sedang mencari contoh-contoh Karangan untuk lebih mengerti lagi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Jenis Karangan. Dan, semoga kamu juga jadi semakin mencintai Bahasa Indonesia, ya. [ki]