Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

Posted on

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

Laut adalah sekumpulan air yang sangat luas di permukaan bumi yang memisahkan atau menghubungkan suatu benua atau pulau dengan yang lainnya. Umumnya perairan laut merupakan massa air asin dengan kadar garam cukup tinggi.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

Namun tahukah anda Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut untuk lebih jelasnya silahkan baca disini.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

1. Jenis Laut

a. Berdasarkan proses terjadinya, perairan laut dapat dibedakan menjadi tiga antara lain sebagai berikut.

Laut Integresi, terjadi karena dasar laut mengalami penurunan. Kedalaman laut integrasi pada umumnya lebih dari 200 meter, misalnya Laut Maluku dan Laut Sulawesi.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

Laut transgresi, terjadi kaarena permukaan air laut bertambah tinggi. Laut transgresi umumnys terdiri dari laut dangkal yang kedalamannya kurang dari 200 meter, misalnya Laut Jawa, Laut Cina Selatan, dan Laut Arafura.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

Laut regresi, terjadi karena laut mengalami penyempitan akibat adanya proses sedimentasi lumpur yang dibawa oleh sungai.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

b. Berdasarkan kedalamannya, laut dibedakan menjadi empat yaitu sebagai berikut.

Laut pasang surut, merupakan bagian laut yang dasarnya kering ketika air laut surut. Wilayah ini mencakup daerah pantai.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

Laut dangkal, merupakan bagian laut pada kedalaman 150 m.
Laut dalam, merupakan bagian laut pada kedalaman 150-1.800 m.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

Laut sangat dalam, merupakan bagian laut pada kedalaman lebih dari 1.800 m.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

c. Berdasarkan kedalamannya, wilayah perairan laut terdiri dari empat zona yaitu sebagai berikut.

Zona litoral adalah wilayah antara garis pasang dan garis surut air laut. Wilyah ini kadang-kadang kering saat air laut surut dan tergenang saat air laut pasang. Zona litoral biasanya terdapat di daerah yang pantainya landai.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

Zona neritik, adalah daerah dasar laut yang mempunyai kedalaman rata-rata kurang dari 200 m.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

Zona batial, adalah wilayah perairan laut yang memiliki kedalaman 200-1.800 m.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

Zona abisal adalah wilayah perairan laut yang memiliki kedalaman lebih dari 1.800 m.

Jenis, Sifat-Sifat dan Arus Air Laut

2. Sifat-Sifat Air Laut

a. Susunan Kimiawi dan Salinitasi Air Laut

a. Berdasarkan susunan kimiawi dan salinitasnya, susunan garam air laut yaitu NaCl (77,75%), K2SO4 (2,46%), MgCl2 (10,78%) , MgBr2 (0,21%), MgSO4 (4,73%), CaSO4 (3,69%), CaCO3, dan garam-garaman lain (0, 34%).

Jika diketahui rata-rata kadar garam air laut 3,5%, artinya setiap 1kg air laut mengandung garam 35 gram. Kadar garam air laut tidak sama di setiap daerah, ini bergantung pada beberapa faktor yang memengaruhinya antara lain sebagai berikut.

Besar kecilnya penguapan,. Semakin besar penguapan air laut, kadar garamnya semakin tinggi.
Banyak sedikitnya curah hujan,. Semakin banyak curah hujan, semakin rendah kadar garamnya.
Banyak sedikitnya air tawar dari sungai yang masuk ke laut. Masuknya air tawar menyebabkan rendahnya salinitas.
Banyak sedikitnya cairan es yang masuk ke dalam laut. Ini terjadi di daerah yang mengalami musim dingin.
Arus laut. Dengan adanya arus laut terjadi pencampuran kandungan garam sehingga kadar garmnya lebih merata.

b. Suhu atau Temperatur Air Laut

Kisaran suhu air laut pada daerah tropis relatif  stabil karena cahaya matahari lebih banyak mengenai daerah ekuator daripada daerah kutub.

Hal ini dikarenakan cahaya matahari yang merambat melalui atmosfer banyak kehilangan panas sebelum cahaya tersebut mencapai kutub. Suhu di lautan kemungkinan  berkisar antara -1,87 C (titik beku air laut) di daerah kutub sampai maksimum sekitr 42 C di daerah perairan dangkal.

c. Warna Air Laut

Warna air laut bergantung pada beberapa faktor berikut.

Zat larutan organisme atau zat lain yang terdapat di dalam air. Contoh: Laut Merah airnya kadang-kadang kelihatan merah darah karena banyak ganggang laut (alga) yang sifatnya memantulkan warna merah dari sinar matahari.

Warna dasar lautnya. Laut Hitam (sebelah utara Turki) air lautnya kelihatan hitam karena dasar laut tersebut warnanya hitam. Di laut dangkal (zona litoral) air laut warnanya hijau karena di daerah tersebut banyak tumbuh-tumbuhan laut yang berwarna hijau.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan