Jika Sekarang Usiamu 30 Tahun dan Pensiun Usia 56, Anda Perlu 2,5M Sekadar untuk Menyambung Hidup | @Strategi_Bisnis

Heboh tentang  JHT atau Jaminan Hari Tua ini mudah-mudahan menyadarkan kita untuk  lebih siap menghadapi masa tua saat pensiun. Sebab sekali lagi, survey dari OJK pernah menyebut mayoritas pegawai di indonesia tidak  siap secara finansial, menghadapi masa pensiun.

Jika usia Anda sekarang 30 tahun, dan kelak pensiun diusia 56 tahun, Anda minimal harus punya dana 2,5M untuk  menyambung hidup. What? Mari kita berhitung. Saat kelak Anda pensiun di usia 56 tahun, atau 26 tahun dari sekarang, biaya hidup Anda dan pasangan mungkn 15 juta/bulan.

Ingat ya. 26 tahun dari sekarang (tahun 2041) biaya-biaya pasti sudah naik. Bensin mungkin sudah 20 ribu/liter. Rupiah mungkn 25 ribu/dolar. Pada tahun 2041, saat Anda pensiun, mungkin harga seperti Honda Vario sudah 60 juta per unit. Jadi asumsi biaya hidup Anda pada tahun 2041, dengan  pasangan sebesar Rp 15 juta/bulan adalah asumsi yang sangat konservatif. Bisa lebih tinggi.

Setelah pensiun di usia 56 tahun, rata-rata expectancy life orang indonesia adalah 70 tahun. Jadi Anda masih punya sisa waktu 14 tahun.

Dengan  biaya hidup 15 juta/bulan, maka selama 14 tahun, Anda perlu dana 2,5M sekadar untuk survive (15juta x 168 bulan). 2.5M, inilah dana minimal yang harus Anda siapkan, jika usia Anda sekarang 30 tahun, dan pensiun kelak saat usia 56 tahun (di tahun 2041).

Itu tadi tidak diitung biaya pernikahan anak Anda, atau biaya pendidikan anak. 2.5M hanya untuk biaya hidup Anda dan pasangan. Hingga usia 70 tahun.

Dari mana bisa dapat dana 2.5M saat pensiun? Harus dicari caranya sejak sekarang, saat usiamu masih 30 tahun. JHT tidak  akan cukup buat memasok dana 2.5M. Investasi reksadana mungkin bisa bantu, asal invest rutin 5 juta/bulan. Sampeyan sanggup?

Min, ra sah kultuit dana pensiun min. Ndasku dedi mumet | lah iki kan demi masa depanmu le.

Karena  itu Anda mungkn harus mulai berpikir untuk  membuat passive income. pemasukan yang terus bisa mengalir meski Anda sudah pensiun. Contoh passive income, punya 10 kamar kos-kosan. Per kamar dapat 1.5 juta/bulan. Sampeyan leyeh-leyeh, uang sewa bulanan datang terus.

Tapi min, duit untuk  beli tanah dan bangun 10 kamar kos-kosan dari mana min? Yo iku aku juga bingung le. Contoh passive income lain, sewa ruko, nulis buku (royalti), punya kebun duren, ternak sapi, atau punya bisnis yang bisa jalan sendiri

loading...

Kalau pegawai BUMN besar, pas pensiun memang dapat dana pensiun yang tinggi, bisa 2 – 3 M untuk  level manajer. Perusahaan-perusahaan besar biasanya punya skema dana pensiun yang bagus – jauh lebih tinggi daripada JHT BPJS. Kenapa? Karena  iuran tinggi dan dikelola dengan  baik.

Di perusahaan seperti Indofood misalnya, seorang manajer yang sekarang usianya 30an tahun, saat pensiun bisa dapat dana pensiun hingga 3M. Kenapa? Karena  perusahaan seperti mereka sudah mewajibkan iuran pensiun sejak karyawan masuk, otomatis setor sekian % dari gaji sampe pensiun.
Lalu dana iuran itu dikelola oleh komite/lembaga yang profesional, diinvestasikan ke reksadana. Hasilnya semua untuk  karyawan pas pensiun.

Itu kalo sampeyan kerja di perushaan bonafid ya. Kalau kerjanya di PT. RINDU ORDER, pas pensiun cuma dikasih angpao + baju koko. Yang kelam kalau pas saat pensiun, tidak ada dana sisa juga cicilian KPR belum lunas. Boro-boro mikir 2.5M. Sing sabar yo le. Gusti Allah mboten sare.

Jika Anda kerja jadi  manajer di perusahaan mapan, no worry lah hadapi pensiun. Kan bisa juga Anda terima THR 35 juta? Iya kan. Kalau Anda punya usaha yang sudah mapan, malah tidak kenal istilah pensiun. Makin tua makin menjadi-jadi. Kayak mendiang Bob Sadino.

Yang rumit kalau Anda kerja di PT. RINDU ORDER tadi, atau punya usaha tapi masih kembang kempis. Teriring doa untuk  kalian semua. Sekali lagi, jika usiamu sekarang 30 tahun, saat pensiun Anda butuh dana minimal 2.5M sekadar untuk  menyambung hidup.

Always think positive. Be creative to renovate your destiny. Be resilient in pursuing your dream life.

*Kultwit business + strategy @Strategi_Bisnis 05/07/2015 12:32:54 WIB