kalimat-efektif

Pengertian Kalimat Efektif

Posted on

Kalimat efektif yaitu kalimat yang bisa mewakili gagasan pembicara atau penulis sehingga bisa dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

Pengertian kalimat efektif yaitu kalimat yang dapat mengungkapkan ide, pesan, atau keinginan pembicara atau penulis dengan sederhana. Tujuan kalimat efektif yaitu supaya pembaca atau pendengar bisa mengerti apa yang disampaikan pembicara atau penulis dengan jelas dan baik. Selain itu, pemakaian kalimat efektif dalam suatu aktivitas bisa menghemat waktu. Kalimat efektif bisa digunakan dalam kegiatan diskusi, pidato, wawancara, karya tulis, dan sebagainya.

Kalimat efektif haruslah mempunyai satu makna saja. Selain itu, kalimat efektif harus bisa mewakili secara benar isi pikiran atau perasaan pengarang, bagaimana ia bisa mewakilinya secara segar serta mampu menarik perhatian pembaca. Kalimat efektif juga mempunyai kemampuan untuk memperlihatkan kembali bebrapa ide pada pikiran pendengar atau pembaca yang sama dengan apa yang ada dipikiran pembicara atau penulis.

Kalimat efektif yaitu suatu kalimat yang dapat mengemukakan gagasan utamanya pada para pembaca atau pendengarnya. Oleh karenanya, kalimat efektif merupakan kalimat yang baik lantaran tujuan utamanya dapat tersampaikan dengan tepat dan jelas.

kalimat efektif

Aturan Pemakaian Kalimat Efektif

Tetapi, tahukah Anda tak semua kalimat yang sering kita pakai dalam percakapn sehari-hari adalah kalimat efektif? Bahkan mungkin saja tanpa kita sadar kita sering memakai kalimat-kalimat tak efektif. Walau sebenarnya, untuk membuat suatu kalimat efektif, ada beberapa syarat atau indikator yang perlu dipenuhi, diantaranya yaitu :

  1. Kesatuan Gagasan

    Memiliki subyek, predikat, serta unsur-unsur lain ( O/K) yang saling mendukung serta membentuk kesatuan tunggal.

    Kalimat ini tidak memiliki kesatuan karena tidak didukung subyek. Unsur di dalam keputusan itu bukanlah subyek, melainkan keterangan. Ciri bahwa unsur itu merupakan keterangan ditandai oleh keberadaan frase depan di dalam (ini harus dihilangkan).

Kesatuan dalam kalimat efektif artinya kalimat tersebut harus memiliki ide pokok atau minimal memiliki subjek dan predikat.

Contoh :

Kalimat tidak efektif

  • Bagi yang tidak berkepentingan dilarang masuk.

Kalimat efektif

  • Mahawiswa yang tidak berkepentingan dilarang masuk.
  1. Kesejajaran
    Memiliki kesamaan bentukan/imbuhan. Jika bagian kalimat itu menggunakan kata kerja berimbuhan di-, bagian kalimat yang lainnya pun harus menggunakan di- pula.
  • Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan.

Kalimat tersebut tidak memiliki kesejajaran antara predikat-predikatnya. Yang satu menggunakan predikat aktif, yakni imbuhan me-, sedang yang satu lagi menggunakan predikat pasif, yakni menggunakan imbuhan di-.

Kalimat itu harus diubah :

  • Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan
  • Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan.

Kesejajaran berarti adanya hubungan yang padu antara unsur-unsur pembentuk kalimat. unsur pembentuk kalimat terdiri dari kata, frasa, dan tanda baca.

Contoh :

Kalimat tidak efektif

  • Kepada setiap pengemudi mobil harus memiliki surat ijin menemudi

Kalimat efektif

  • Setiap pengemudi harus memiliki surat ijin mengemudi.
  • Berdasarkan catatan aku masuk daftar orang yang cukup pintar.

Kalimat di atas tidak efektif karena unsur subjek tidak sesuai dan belum mendukung gagasan utamanya. Seharusnya kalimat di atas ditulis sebagai berikut:

  • Aku masuk daftar orang yang cukup pintar berdasarkan catatan.
  1. Kehematan

    Kalimat efektif tidak boleh menggunakan kata-kata yang tidak perlu. Kata-kata yang berlebih. Penggunaan kata yang berlebih hanya akan mengaburkan maksud kalimat. Kehematan berarti hemat dalam pemakaian kata atau kelompok kata. 

  • Bunga-bunga mawar, anyelir, dan melati sangat disukainya.
  • Pemakaian kata bunga-bunga dalam kalimat di atas tidak perlu. Dalam kata mawar,anyelir,dan melati terkandung makna bunga.

Kalimat yang benar adalah:

  • Mawar,anyelir, dan melati sangat disukainya.

Contoh :

Kalimat tidak efektif

  • Hanya ini saja yang dapat aku berikan kepadamu.
  • Budi naik ke atas bersama Dian.

Kalimat efektif

  • Ini saja yang dapat aku berikan padamu.
  • Budi naik bersama Dian
  • Kertas-kertas itu terbang ke atas setelah ditiup oleh angin.
  • Para siswa-siswi kelas 3 akan mengikuti kegiatan try out minggu depan.
  • Mobil Andi mundur ke belakang karena tidak kuat menanjak tanjakan itu.
  • Adik naik ke atas pohon jambu untuk mengambil layangan yang nyangkut.
  • Ayah membelikan aku buku berwarna biru kemarin.

Kalimat-kalimat di atas tidak efektif karena menggunakan kata-kata yang tidak perlu misalnya, kata ke atas, para, ke belakang, dan berwarna sudah digantikan dengan kata-kata terbang, siswa-siswi, mundur, dan biru.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan