Kasus Alquran Dibakar di Kulon Progo, Polisi Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi

Posted on

Lahiya – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kulon Progo Nurudin menghimbau masyarakat agar tak mudah terprovokasi atas terjadinya peristiwa pembakaran Alquran di kamar mandi Masjid Al Iman, Dusun Siluwok, Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Masalah ini sudah ditangani polisi. Jangan terprovokasi. Mari kita jaga kerukunan,” kata Nurudin, Rabu (3/1/2018), dikutip dari Sindonews.com.

Ia pun mengaku turut prihatin karena kejadian tersebut. Akan tetapi, ia mengingatkan supaya masyarakat tetap selalu menjaga kerukunan umat.

Baca juga: Ya Allah, Begini Tampilan Fenita Arie Setelah Meninggalkan Profesinya Sebagai Host Infotainment

Harus ada kepastian cek dan ricek dari masyarakat soal ada atau tidak unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut. Ditambah lagi, menurut informasi dari polisi dan juga saksi, terdapat indikasi pelaku perempuan di mana ia mengalami gangguan kejiwaan.

Dirinya pun menegaskan supaya kepolisian bisa secepatnya mengungkap siapa pelaku pembakaran 25 Alquran tersebut. Apabila pelaku nantinya benar mempunyai gangguan mental, maka tes kejiwaan harus dilakukan.

Sama halnya apabila pelaku adalah orang normal, maka tetap harus diproses agar sesuai dengan aturan hukum, yakni sembari tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Baca juga: Sudirman Said Mengaku Tak Mampu Bayar Cicilan Rumah Saat jadi Menterinya Jokowi

Menyampaikan hal yang sama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kulon Progo mendesak agar polisi segera mengungkap kasus pembakaran Alquran di kamar mandi Masjid Al Iman, Pedukuhan Siluwok, Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih Kulon Progo, DIY.

Wakil Ketua FKUB Kulon Progo Agung Mabruri menilai bahwa meski masyarakat tenang-tenang saja tak gampang terprovokasi, polisi tetap harus secepatnya menemukan pelaku supaya tidak terjadi fitnah.

“Polisi harus mencari pelaku. Kalau memang ada indikasi gangguan jiwa, harus ada rekomendasi dokter dan tes kejiwaan,” ujar Agung, Rabu (3/1/2018).

Baca juga: Mencengangkan! Israel Temukan Stempel Tanah Liat “Gubernur Yerusalem”, Usianya 2.700 Tahun

Sebelumnya diberitakan, ditemukan sebanyak 25 Alquran terbakar di kamar mandi Masjid Al Iman di Siluwok, Pengasih pada Selasa, 2 Desember 2018.

Kasus ini masih diselidiki oleh Polres Kulon Progo sambil memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Para saksi sebagian besar merupakan warga dan juga takmir masjid yang ada ketika peristiwa terjadi.

Untuk sementara, pelaku pembakaran diduga ialah seorang perempuan muda yang mengalami gangguan jiwa.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan