SHARE
Loading...

Dikisahkan ada seorang wanita yang sedang hamil ikut berhijrah bersama kaumnya dari Makkah Ke Madinah. Di perjalanan, lahirlah bayi yang dikandungnya. Bukannya bahagia dengan kelahiran putranya, ibu itu malah sangat sedih.

Ternyata bayi yang lahir dari rahimnya cacat, tak punya tangan dan kaki. Namun ia tawakkal. Kepada kaumnya dia berkata, “Aku ridha dan pasrah dengan ketentuan Allah. Namun aku tidak kuat dan merasa sedih atas hinaan orang-orang kafir Makkah. Mereka akan mengatakan, Lihatlah Fulanah, dia keluar dari kota kita dan menerima agama Islam. Akibatnya berhala-berhala kita mengambil kaki dan tangan anaknya.”

Kaumnya, menyarankan agar ia menghadap Rasulullah. Kemudian, wanita itu mendatangi Rasul dan menceritakan masalah yang dihadapinya.

Beliau pun bersabda, “Bacalah Allahumma shalli al Muhammadin wa aali Muhammadin kama barakta ala Ibrahim (Ya Allah, sampaikanlah sholawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau memberkati Nabi Ibrahim).”

Wanita muhajirah tersebut kemudian melakukan perintah Nabi dan membaca sholawat sepanjang perjalanan.

Ketika sampai di rumah salah satu sahabat Anshor, ia menyaksikan anaknya telah memiliki tangan dan kaki, normal laiknya bayi kebanyakan. Kemudian kabar bahagia itu segera disampaikan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Beliau berkata, “Ini adalah salah satu berkah membaca sholawat kepadaku.”