SHARE
Loading...

Kehilangan orang yang disayangi tentu memberikan kesedihan yang mendalam. Bagaimana jika yang mengalaminya itu seorang anak yang berusia 5 tahun. Bagaimana perasaannya saat kehilangan seorang ibu? Bagaimana menjelaskan tentang kematian pada anak-anak seumur ini?

Foto-foto seorang anak laki-laki berusia 5 tahun memeluk peti mati ibunya beberapa waktu lalu viral di media sosial. Seperti yang dilansir dari Rachfeed, bocah itu bernama Khayne Kheian Naelgas Castro asal Filipina.

Bocah itu mengambil kursi untuk melihat ke dalam peti mati

Ibunya yang bernama Kaye Angeles Naelgas-Castro meninggal dunia setelah melahirkan bayinya. Bocah itu menyeret sebuah kursi plastik mendekati peti mati ibunya. Menggunakan kursi itu sebagai tempat berdiri ia kemudian memeluk peti mati tempat disemayamkan tubuh kaku ibunya.

Dalam foto yang menjadi viral itu, dia tampak Dia telungkup di atas peti mati. Lengan kecilnya bertumpu pada peti mati dan kepalanya tertelungkup di lengannya.

Ia memeluk peti mati dan memandangi jasad ibunya yang sudah terbujur kaku

Dalam diam matanya menatap ke mayat ibunya, menunjukkan tatapan bingung, tak berdaya dan sedih. Ia tidak bisa mengerti mengapa ibunya yang “tidur” tidak akan bangun lagi. Atau tidur disampingnya lagi. Bahkan bocah itu mencoba untuk memeluk dan membangunkan ibunya.

Cukup lama ia berdiam dalam posisi tersebut

Marichu Gabriel salah seorang anggota keluarga mengunggah foto mengharukan itu ke media sosial.

“Bagaimana Anda menjelaskan ketika anak kecil bertanya, mengapa aku tidka bisa lagi tidur ditemani ibu? Begitu memilukan,” tulisnya.

Tidak hanya kehilangan sang ibu, adiknya yang baru lahir juga dalam kondisi kritis. Perjuangan seorang Ibu memang tidak ada habisnya, apalagi pada saat melahirkan. Ibu bahkan memperjuangkan nyawanya saat melahirkan seorang anak. Di Filipina angka kematian ibu melahirkan cukup tinggi. Rata-rata 162 kematian dari 100 ribu kelahiran setiap tahunnya.