Kentut Beraroma Busuk, Mengganggu dan Bikin Malu? Tenang Saja, Trik Berikut Akan Mengatasinya

Posted on

Lahiya – Berbicara masalah kentut memang agak tabu ya, belum terlalau banyak dibicarakan lantaran dianggap memalukan. Padahal, kentut ini sangat penting untuk kesehatan lho. Bahkan, dalam sebuah penelitian menunjukkan jika kentut bisa mencegah kita dari berbagai penyakit berbahaya seperti halnya kembung sampai kanker.

Tapi seringkali kentut yang keluar ini memiliki bau busuk yang bikin malu. Iya kalau sedang sendiri, kalau tengah berada di sekumpulan orang, harga diri bisa jadi taruhannya. Memang benar kita tak bisa mengharapkan kentut yang keluar itu wangi, tapi setidaknya jangan berbau busuk yang aromanya menusuk hidung.

Kentut berbau memang sangat wajar dan dinggap normal. Namun berdasarkan sebuah tulisan yang termuat di dalam Healthline, ketut yang tak berbau malah perlu dikhawatirkan. Berdasarkan sumber yang dilansir di Klikdokter.com, kentut bau ini banyak sekali penyebabanya, misalnya saja obat-obatan ataupun juga makanan.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Kentut Memiliki Manfaat Kesehatan yang Luar Biasa

Nmun, jika Anda kentut dan diiringi oleh beberapa gejala yang tak wajar perlu sekali untuk segera menghubungi dokter. Berikut gejala tak wajar yang menyertai saat Anda kentut.

  • Kembung
  • Mual
  • Muntah
  • Diaer
  • Sakit perut
  • Demam
  • Penurunan berat badan
  • Diare atau tinja berdarah
  • Serta nyeri otot

Tips Mencegah Kentut Berbau Busuk

Nah, untuk Anda yang selama ini berjuang keras mengurangi aroma tak sedap dari kentut ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk mencegahnya. Peneliti dari Monash University, Melbourne, Australia bernama Chu Yao sudah mempelajari asal-usul kentut berbau busuk. Dari studi yang sudah dilaporkan pada tahun 2016 yang lalu,

Baca juga: Waspadai Warna Kotoran Telingamu, Berbagai Kondisi Kesehatan Ini Bisa Jadi Sedang Mengintaimu

Para peneliti melakukan pengamatan pada feses dari tujuh orang sehat lalu mencampurnya dengan sistein yakni yang terdiri dari susu, telur, daging dan juga protein lainya. Dan hasilnya, emisi hidrogen sulfida meningkat tujuh kali lipat. Untuk dikethaui, hidrogen sulfida ini merupakan bakteri usus yang menyebabkan kentut berbau busuk, dan gas ini juga memperburuk penyakit radang usus dan meningkatkan resiko kanker usus.

Tetapi, produski hidrogen sulfida menurun secara substansial saat para peneliti memasukkan empat jenis karbohidrat lambat serap. Dua dari karbohidrat itu diketahui mengurangi produksi hidrogen sulfida, sekitar 75 pesen. Empat karbohidrat ini adalah kentang, kacang polong, serealia, dan juga pisang.

Nah, sebagai upaya mengurangi aroma tak sedap kentut, Anda bisa mengosumsi empat karbohidrat yang sudah disebutkan sebelumnya. Dan selain fokus pada jenis makanan tertentu, cobalah untuk makan dengan porsi yang sedikit dan jangan terburu-buru. Hal itu baik untuk sistem pencernaan sekaligus juga menurunkan produksi dari gas.

Baca juga: Wow! Ternyata Warna Bibir Bisa Bongkar Kesehatan Seseorang. Nomor 2 Jarang Diketahui

Satu hal lagi, Anda juga perlu mengurangi mengosumsi minuman berkarbonisasi seperti bir ataupun juga soda. Serta minum banyak air untuk mengeluarkan ‘sampah’ di dalam tubuh secara teratur.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan