Keren! Dikecam Gara-Gara Tolak Bikin Ucapan Selamat Natal, Begini Penjelasan Si Pemilik Toko Kue

Posted on

Lahiya – Sebelum Hari Natal, sejumlah kehebohan bikin geger. Mulai dari rencana Gubernur DKI Jakarta yang ingin menggelar perayaan hari lahir Yesus Kristus di lapangan Monumen Nasional, hingga berita tentang toko kue yang menolak pesanan kue dengan ucapan ‘Selamat Natal’.

Adalah toko kue bernama Chocolicious yang dianggap rasis, lantaran dengan tegas menyatakan tidak akan menerima pesanan kue dengan tulisan ucapan selamat Hari Natal dari para pelanggan. Hal tersebut sontak membuat warganet protes, seperti yang dilansir dari Liputan6.com.

Pertama kali diunggah akun Twitter @P3nj2l4j4h, toko kue di Makassar ini pun langsung menjadi viral. Sebagian besar permintaan pembeli untuk menuliskan ‘Selamat Hari Natal’ untuk keluarga ditolak mentah-mentah. Karena itu, banyak yang menganggap radikalisme sudah merambah ke makanan.

Namun, usut punya usut, ada alasan kuat yang dimiliki oleh sang pemilik toko kue, Rafika, dalam menolak permintaan para pembeli untuk menuliskan ucapan ‘Selamat Natal’ di kue pesanan mereka. Hal tersebut sesuai dengan komitmen perusahaan sejak awal berdiri, dilansir dari Detik.com.

Baca Juga: Ingat Baba Vanga, Peramal Buta Bulgaria? Ini 2 Perubahan Hebat Dunia di 2018 yang Pernah Ia Prediksi

“Kami memang sudah komitmen dari awal ya, perusahaan berdiri. Toko kue dan roti kami memang tidak menerima pembuatan ucapan Natal. Sampai di sini saja kemampuan kami,” terang Rafika di tokonya, di Jalan Andi Pangeran Pettrani Makassar, Minggu (24/12), dikutip Detik.com, Minggu (24/12/2017).

Meskipun demikian, ibu dari dua anak ini sebenarnya tidak mempermasalahkan pelanggan yang ingin memesan kue Natal di tokonya tersebut. Dengan satu persyaratan, ucapan dibawa oleh pelanggan sendiri. Termasuk jika pelanggan ingin mencantumkan ucapan pada kue pesanan mereka.

“Kami tak pernah mempersulit pelanggan kami. Kalaupun ada mau, silakan bawa sendiri ucapannya, boleh juga dituliskan sendiri, asal bukan dari kami,” tambah pemilik dari toko kue yang sudah dibuka sejak tahun 2012 lalu.

Baca Juga: Tahu Rasa! Serang Wisatawan, Begal Asal Pasuruan Ini Malah Tewas Kena Ledakan Bondetnya

Dan ternyata bukan hanya menolak menuliskan ucapan Natal, di toko tersebut juga tidak menyediakan lilin untuk perayaan ulang tahun. “Kalau mau beli kue atau cake-nya ada di sini, tapi untuk lilinnya silakan cari di tempat lain,” demikian penjelasan Rafika.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan