Kerja Cuma Satu Jam Sambil Ongkang-ongkang, PNS di Negara Ini Bisa Beli Mobil Tiap Bulan

Posted on

Sampai sekarang profesi PNS masih menjadi idaman banyak orang. Selain karena gaji dan tunjangan yang menanti, pekerjaan ini juga menjadi idaman para mertua. Bisa dibilang sekali dayung dua pulau terlampaui. Jadi jangan kaget kalau tiap tahun minimal 900 ribu jiwa orang yang rela ngantri panjang buat ikut seleksi jadi pegawai negeri.

Ternyata hal serupa juga terjadi di Arab Saudi, namun sayangnya itu jadi masalah tersendiri. Karena saking banyaknya yang mendaftar  PNS, industri swasta jadi terancam mati. Bagaimana tidak, lha wong 64 persen penduduknya mau kerja di pemerintahan semua. Lalu kenapa bisa sampai seperti itu? Simak ulasan berikut.

Hanya di Arab para PNS-nya jarang ditemui lha wong kerjanya sekelibatan mata

Aturan yang ditetapkan di Indonesia umumnya mewajibkan para pegawai negeri sipil untuk tinggal di kantor selama 8 jam. Ternyata diberlakukan hal itu karena kekhawatiran pemerintah jikalau banyak warga yang tidak mendapatkan pelayanan publik dengan baik, entah itu ditinggal istirahat atau pulang pegawainya. Namun di Arab Saudi, PNS di sana punya jatah ngantor yang kelewat singkat, satu jam saja.

kerja super singkat [image source]

Bahkan saat bulan suci tiba, waktu ngantor sejam itu masih dipotong lagi, mungkin mereka habis datang langsung pulang buat absen saja. Alhasil Arab Saudi dinobatkan sebagai negara dengan waktu kerja tercepat di dunia. Seandainya di Indonesia ada yang kayak begini, sudah daftar jadi PNS semua kali ya.

Kerja sebentar, gaji bisa buat beli mobil tiap bulan

Kalau di Indonesia, setiap PNS rata-rata digaji berdasarkan UMP yang ada di regionalnya. Namun jumlah gajinya bisa berubah tergantung golongan serta pendidikannya. Sedangkan di Arab Saudi, gaji para pegawai negeri sipil ini bisa buat beli mobil tiap bulan. Lah bagaimana tidak melongo melihatnya, lha wong kerja satu jam namun pendapatan bisa sampai 31 juta tiap bulan.

Gaji yang lumayan besar [image source]

Ini adalah jumlah minimum gaji para PNS di sana, itu berarti ada yang punya pendapatan lebih dari ini. Jadi bukan hal yang aneh kalau di sana banyak warga yang lebih bercita-cita jadi PNS saja ketimbang usaha. Sama sih dengan Indonesia, namun beda jauh nominalnya.

Gaji PNS beberapa kali dipotong pemerintah namun tetap kaya

Tahun lalu, pemerintah Arab Saudi sempat menerapkan kebijakan tidak biasa berupa pemotongan gaji pada setiap pegawai di sana. Tak tanggung-tanggung, bahkan untuk sekelas menteri pun harus mengalami pemotongan mencapai 20 persen. Sejatinya perumusan kebijakan ini  bukan karena Arab sedang mengalami defisit, melainkan upaya pemerataan anggaran.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan