Header Ad

Keterlaluan, Seorang Siswi SMP Dibully dan Dijambak Anak Seumurannya di Sebuah Mall! Netizen: Kebanyakan Nonton Sinetron!

July 18, 2017
15 Views

Video seorang siswi SMP dijambak dan dibully oleh sekelompok remaja viral di media sosial. Dalam video itu terlihat siswi tersebut dijambak berkali-kali hingga tersungkur ke lantai.

Korban ‘dikeroyok’ oleh para pelaku yang masih menggunakan seragam SMP. Awal video terlihat korban berdiri di pojok dan dikelilingi para pelaku. Seorang siswi perempuan berseragam putih-biru terlihat mendekat dan menjambak korban hingga jatuh. Kemudian siswa laki-laki lainnya ikut menjambak korban hingga kembali tersungkur.

Setelah itu korban diminta untuk bersujud dan mencium kaki dan tangan pelaku. Kejadian itu disaksikan oleh teman-teman pelaku yang menonton aksi kekerasan itu sambil memotret dan merekam peristiwa tersebut. Pengeroyokan ini disebut terjadi di sebuah mal di Tanah Abang, Jakarta.

Video yang diunggah oleh Instagram @lambe_turah ini mendapat kecaman dari netizen. Mereka menyayangkan tindakan siswa SMP itu dan meminta agar aksi pengeroyokan ini diusut.

Akun @victory.tony berkomentar “Harus berikan hukuman yg tegas,, dan panggil orang tua si pelaku.. biar ada efek jera,”
Akun @nindyaarma juga merasa miris dengan aksi ini “Gila gila gila anak2 jaman sekarang baru sd sm smp aja kayak gt gak tau apa kalo cari kerja sm ngadepin skripsi susah sedih bgt liatnyaaa kasian bgt moral sm akhlak nya jelek bgt,” katanya.

Kasus ini sudah sampai ke telinga Kemendikbud. Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Daryanto mengatakan pihaknya telah turun untuk mengusut kasus penjambakan di salah satu sekolah menengah pertama di Tanah Abang, Jakarta.

“Saya minta diselidiki. Soal sanksi ini harus dicek dulu. Kalau pengawasan kurang harus diperingatkan,” kata Daryanto saat dihubungi dari Jakarta, Senin.

Dia mengatakan pendalaman kasus harus dilakukan secara seksama sehingga persoalan tersebut dapat ditangani dengan baik. Menurut Daryanto, pihak sekolah memang harus serius melakukan pengawasan terhadap anak didiknya. Jika nanti ditemukan pelanggaran dan kelalaian dalam kasus di salah satu SMP di Tanah Abang itu maka sanksi telah menunggu.

Daryanto menyarankan agar video itu dan yang serupa tidak boleh disaksikan oleh anak-anak. Dia beranggapan anak yang melihat video itu bisa meniru adegan tersebut. Orang dewasa, termasuk orang tua, sebaiknya menjauhkan anak kecil di sekitarnya dari paparan video kekerasan.

“Faktornya banyak seperti ada pengaruh media sosial. Video yang diunggah bisa ditiru. Anak kalau emosi itu bisa meniru video-video yang ada,” kata dia.

You may be interested

Buzz
4 views

Mengenal Fredrich Yunadi, Kuasa Hukum Papa yang Dulu Sempat Daftar Ketua KPK

Lahiya - November 18, 2017

Siapa sangka kasus Setya Novanto kini kembali mencuat dan jadi perbincangan publik. Setelah peristiwa kecelakaan yang terjadi itu, kini Papa…

Gak Kalah dengan CS, Inilah 4 Mainan Jadul yang Bikin Anak 90-an Berasa di Medan Tempur
Buzz
4 views
Buzz
4 views

Gak Kalah dengan CS, Inilah 4 Mainan Jadul yang Bikin Anak 90-an Berasa di Medan Tempur

Lahiya - November 18, 2017

Zaman sekarang, game tembak-tembakan seperti CS, point blank dan lain-lain sudah sangat laku di pasaran. Kebanyakan penggunanya sih  anak-anak zaman…

5 Negara di Dunia yang “Berguru” Pada KPK, Bukti Lembaga Anti Korupsi Kita Diakui
Buzz
5 views
Buzz
5 views

5 Negara di Dunia yang “Berguru” Pada KPK, Bukti Lembaga Anti Korupsi Kita Diakui

Lahiya - November 18, 2017

Korupsi, bisa dibilang menjadi penyakit mematikan bagi setiap negara. Oleh sebab itu istilah “Negara hancur karena korupsi” mungkin memang ada…

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan