Kikir! Pria ini Telan Koin Emas Hingga Meninggal, Saat Makam Dibongkar, Kondisinya Sangat Mengerikan

Posted on

Saat ajal kian dekat, selayaknya kita segea bertaubat, ingat mati dan menyesali semua kesalahan. Lantaran, urusan dengan dunia akan segera berakhir kemudian hitung-hitungan di alam kubur mengenai amal perbuatan sudah menanti. Bagi umat Islam, kehidupan di alam kubur wajib diimani.

Jika banyak amal kebaikan, kuburan laksana taman-taman surga. Tapi sebaliknya, jika di dunia penuh dengan keburukan, kubur akan menjadi taman-taman neraka. Dan harus diyakini, azab kubur akan sangat pedih. Semoga kisah berikut ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.

Kisah ini dilansir dari Islamidia. Tentang seorang pria yang begitu kaya raya. Ia orang terpandang dan sukses dalam hidupnya. Ia memiliki kedudukan yang tinggi dan banyak orang berharap bantuan dari uluran tangannya.

Tapi sayangnya, dengan kedudukannya itu ia sulit sekali membantu sesama dan terkenal karena kekikirannya. Ia begitu pelit dan begitu senang mengumpulkan harta. Baginya, dengan harta ia bisa merubah dunia. Karena ia menganggap bisa membeli dunia. Tapi sayang, harta yang ia kumpulkan tak lagi berharga ketika ia jatuh sakit.

Hasil gambar untuk jasad berubah hitam

Banyak tabib yang didatangkan, tapi sakitnya tak kunjung sembuh. Bahkan, saat ia begitu menderita dan tak ada yang bisa menolong. Pria kaya raya ini makin tambah takut akan meninggalkan hartanya.

Jenazah

Karena itu, dari pada harta jatuh pada ahli waris, pria ini nekat menelan koin emasnya satu persatu hingga ajal menjemput. Ternyata kebiasaanya menelan koin emas ini diketahui oleh Syaikh Manna’ Khalil Al-Qattan Rahimahullah saat masih kecil.

Saat itu karena nakal Syaikh Manna telah mengintai sampai pria kaya dikuburkan karena jelas ditubuhnya banyak koin emas yang dapat membuat orang miskin sepertinya kaya raya. Ketika jenazahnya di angkat menuju pemakaman, orang-orang yang mengangkatnya merasa heran kenapa ia terasa berat.

Padahal jenazah tidak betubuh gemuk tapi ia terasa berat ketika diangkat. Mendengar keluhan para pengangkat jenazah, Syaikh Manna hanya diam saja meskipun ia tahu. Setelah pemakaman selesai, Manna kembali lagi ke pemakaman itu pada malam hari untuk mengambil koin emas di perut jenazah tadi.

Sesampainya di pemakaman ia langsung menggali kubur ia merinding ketakutan melihat tubuh jenazah yang berubah hitam. Pria kaya raya yang tampan itu hangus seperti terbakar.

Tapi karena sudah kepalang basah, Syaikh Manna nekat membela perut jasad itu untuk mengambil koin emas. Namun sayang, barulah koin itu akan diambil seperti bara yang begitu panas. Koin itu langsung membakar tangan Syaikh Manna. Karena itu ia mengurungkan niat untuk mengambil koin emas itu. Sembari menutup kembali kuburan dan berlari ketakutan.

Ilustrasi

Beberapa tahun kemudian, Manna’ bertobat dan ia baru menceritakan kisah nyata alam kubur sakaratul maut ini pada orang lain. Bahkan ia mengatakan jika terkadang, ia masih teringat panas dari koin emas itu hingga saat ini.

Hal ini menunjukkan betapa pedihnya adzab Allah pada orang yang pelit. Sentuhan pada satu koin emas saja akan merasakan sengatan yang sakit, apalagi jika koin itu berada di perut dengan jumlah yang cukup banyak. Betapa pedihnya nasib di alam kubur.

Sebagai seorang muslim hendaknya kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan di dunia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Bahkan Allah akan memberikan adzab yang amat pedih ketika orang itu di alam kubur. Demikian kisah nyata alam kubur orang pelit yang harus kita ambil hikmahnya.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan