Kisah Haru Perjuangan Hidup Bayi Terkecil di Asia. Lahir Permatur dengan Kulit Setipis Kertas, Begini Kondisinya Sekarang

Posted on

Lahiya – Namanya Manushi, ia terlahir dengan bobot yang sangat ringan, sama dengan sebatang cokelat. Dengan berat badannya itu, ia menjadi salah satu bayi terkecil di dunia yang pernah bertahan. Beratnya hanya sekitar 300 gram, dalam beberapa gambar, nampak kakinya hanya sukuran ibu jari ayahnya.

Manushi lahir dengan kulit setipis kertas, organ yang kurang berkembang dan kondisi tidak bernafas, namun setelah dirawat kurang lebih 6 bulan di rumah sakit, ia menujukkan perkembangan. Putra termuda dari pasutri asal Rajasthan, India ini lahir dengan panjang hanya 21,8 cm saja dan dianggap sebagai bayi termungil di Asia.

Meskipun sudah dirawat 6 bulan lamaya di rumah sakit, bobot Manushi hanya 2,3 kg saja. Meskipun hanya memiliki kesempatan 0,5 persen untuk bisa bertahan hidup dalam kondisinya yang seperti itu, dokter menyebutkan jika Manushi nampak normal secara intelektual.

Baca juga: Kisah Jeffry, Pria yang Rela Tinggalkan Pekerjaan dengan Gaji Rp 130 Juta Demi Lakoni Hal Tak Terduga Ini

Seeta (48) ibu Manushi, dan Giriraj (50) ayahnya menyebutkan jika bayi mereka sudah berhasil melawan semua kemungkinan. Seeta sendiri saat tengah mengandung menderita tekanan darah tinggi, dengan pemeriksaan yang menunjukkan tidak ada aliran darah ke janin. Dia kemudian menjalani operasi darurat pada 15 Juni 2017, di usia kehamilan yang hanya 28 minggu saja.

Pasca dilahirkan, Manushi segera dimasukkan ke dalam ventilator dan dipindahkan ke JiVanta Children Hospital NICU. Dokter rumah sakit yakni Janged menyebutkan saat bayi itu lahir, petugas medis tak yakin dengan apa yang akan terjadi pada bayi tersebut.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan