Kisah Penjual Daging Ini Bikin Heboh Gara-gara Beli Ninja 250 Pakai Uang Koin Receh

Posted on

Keunikan yang biasa kita temui di masyarakat tampaknya semakin ke sini tak akan pernah habis. Kreatifitas mereka terus diasah sehingga kadang membuat kita takjub. Seperti yang dilakukan oleh pasangan suami istri asal Magetan ini.

Mereka membawa uang koin ke dealer Kawasaki untuk membeli sebuah motor Ninja. Bukan karena iseng atau sekedar cari perhatian, namun ada kisah di baliknya yang membuat hati kita semua terenyuh. Simak ulasan berikut untuk tahu bagaimana perjalanan pasutri asal Magetan ini dengan uang koinnya.

Kawasaki Ninja 250 yang Selalu Diimpi-impikan

Dewasa ini, banyak orang yang mengimpi-impikan motor keluaran Kawasaki ini. Bukan hanya dari kalangan pria 20 tahunan, tapi juga mereka yang sudah berkepala tiga dan tidak mampu memiliki motor impian ini ketika usianya belia dan cocok untuk mengendarainya.

Kawasaki Ninja [image source]

Hal tersebut membuat pasangan suami istri Eko Margono dan Ernawati mengambil tindakan serius atas impian mereka. Bermula dari impian kecilnya itu pasutri ini mulai menabung dan berharap bahwa sedikit demi sedikit, lama-lama akan menjadi bukit.

Hadiah untuk Sang Anak

Rupanya, di balik impian kecil Eko Margono dan Ernawati, ada sebuah keinginan besar yang ingin diwujudkan. Hal tersebut merupakan sebuah hadiah bagi putra mereka yaitu, Muhammad Pradita Candra Amarta. Impian membeli Kawasaki Ninja 250 bukanlah semata-mata karena keinginan mereka, namun sebuah hadiah bagi sang anak.

Pasutri Eko dan Ernawati [image source]

Eko yang sehari-hari mencari nafkah lewat berjualan daging pastilah susah mengumpulkan uang untuk membeli sebuah motor Kawasaki Ninja 250. Semua orang tahu bahwa motor tersebut juga tidak murah sekarang ini. Namun, berkat tekadnya yang kuat ia akhirnya bisa membawa pulang motor tersebut.

Masalah dengan Bank

Meski berhasil, perjalanannya tidak semulus itu. Berjualan daging selama bertahun-tahun membuat dirinya menghasilkan uang dari recehan anak sekolah yang menjadi langganannya. Namun, setelah menabung dua tahun, terkumpulah uang koin sejumlah 42 juta rupiah.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan