Kisah Unik di Balik Pembuatan Mobil Dua Wajah

Posted on

Lahiya – Ada keresahan dirasakan Rony Gunawan (71 tahun) melihat puluhan taksi di tempatnya bekerja banyak yang menganggur. Pegawai sekaligus sopirnya banyak yang keluar dari perusahaan taksi itu. Karena taksi online yang marak beredar di Bandung, perusahaan taksi tersebut harus merelakan sejumlah armadanya dilelang.

Rony sang kepala bengkel perusahaan taksi itu, pada pertengahan tahun 2017, memiliki ide untuk mengikuti lelang serta membeli dua unit taksi dari perusahaanya tersebut.

Akan tetapi, ia membeli taksi tersebut bukan bertujuan sebagai alat transportasi. Ia terpikir untuk memodifikasi dua mobil itu, bahkan dengan ide yang cukup ekstrem. Ia pun menyatukan dua mobil bermerk Toyota Vios Limo tahun 2012 itu menjadi satu.

Baca juga: Seperti Apa Penampakan Rumah Vertikal DP 0 Rupiah dari Anies-Sandi?

“Banyak taksi yang gak jalan. Bukan mobilnya gak jalan. Tapi banyak sopir yang keluar pindah ke taksi online,” kata Rony saat ditemui di bengkelnya, di Jalan Babakan Cibeurum, Kota Bandung, Rabu (17/1), seperti dilansir dari Kumparan.com.

Modifikasi yang berhasil dilakukan Rony justru jadi hangat diperbincangkan di media sosial sejak Senin (16/1). Banyak yang menilai mobil itu cukup unik. Jika dilihat sekilas cukup sulit untuk membedakan mana bagian depan dan bagian belakang mobil tersebut.

Menurut pengakuan Rony, ia sengaja memodifikasi dua mobil itu agar menjadi satu. Dengan niatan untuk diikutkan kontes. Namun, belum bersolek di kontes, mobilnya justru kena razia kepolisian di kawasan Sukajadi, Kota Bandung.

“Jadi pas pertama kali digunakan di jalan, mau dibawa ke rumah dari bengkel malah kena razia,” kata Rony.

Ia pun mengakui ini pertama kali baginya memodifikasi kendaraan. Proses modifikasi mobil tersebut memakan waktu kurang lebih 3 bulan. Mobil dimodifikasi mulai bulan September 2017 dan selesai pada awal Januari 2018.

Baca juga: Jalan Raya Anyer-Panarukan, 1.000 Kilometer Saksi Kejamnya Pembangunan di Era Kolonial

“Baru kali ini modif. Langsung gagal. Gagalnya ditilang,” ujarnya sembari tertawa.

Rony menjelaskan bahwa mobil itu mempunyai dua mesin dan juga dua nomor kendaraan. Ia juga mengaku harus membayar dua pajak kendaraan sekaligus dari mobil itu.

“Ya, ada dua plat nomor. Dihitungnya dua mobil,” ungkap dia.

Tetapi, menurut polisi kendaraan tersebut menyalahi aturan. Ditilangnya mobil milik Rony karena dianggap telah melanggar kelaikan kendaraaan.

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza, penilangan mobil tersebut dilakukan oleh polisi di kawasan Sukajadi, Kota Bandung, Senin (15/1).

Sementara, sang pemilik kendaraan dikenai Pasal 285 ayat 2 Tentang Persyaratan Teknis dan pasal 286 Tentang Persyaratan Laik Jalan Undang-undang Lalu Lintas Tahun 2009.

Baca juga: Demi Sekolah di Cambridge Model Cantik Italia Rela Jual Keperawanan Rp 16,2 M

“Kami kenakan pasal 285 ayat 2 tentang persyaratan Teknis dan pasal 286 tentang Persyaratan Laik Jalan,” ujar Reza.

Walau begitu, Rony mengaku dirinya tak mempermasalahkan tentang aturan tersebut. Ia juga tak merasa keberatan mobilnya dilarang digunakan untuk alat transportasi.

“Memang niatnya bukan untuk dipakai sehari-hari. Kebetulan pas mau dibawa ke rumah kena razia,” tuturnya.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan