Kocak! Ngaku Punya Rudal Sepanjang 43 cm, Begitu Dibuka Ternyata Ukuran Aslinya Cuma…

Posted on

Lahiya – Dunia dikejutkan dengan klaim seorang pria dengan menyatakan organ genitalnya berukuran 43 cm, di mana itu berarti Mr. P miliknya menjadi yang terpanjang di dunia. Namun itu sebelum dokter menguak fakta yang sebenarnya dari alat kelamin milik Roberto Esquivel Cabrera.

Menurut informasi yang dihimpun Tribunnews.com, melansir dari laman Metro, radiologis dr Jesus Pablo Gil Muro membongkar kepalsuan tersebut setelah melakukan scan terhadap organ intim milik pria berusia 55 tahun asal Saltillo, Mexico tersebut.

Roberto sempat menolak mati-matian ketika dokter memintanya membuka perban yang ia gunakan untuk menyelimuti alat vitalnya untuk melihat kulit pada Mr. Happy milik pria tersebut. Namun meski demikian kebenaran berhasil dibongkar oleh dr Muro.

“Apa yang ditunjukkan CT scan menunjukkan bahwa ada sebuah kulit yang sangat besar. Dan kulit tersebut memanjang hingga ke lutut,” demikian pengakuan dr Muro, seperti yang dikutip dari laman Tribunnews.com, Sabtu (6/1/2018).

Baca Juga: Duh! Ungkap Penyesalan Nikahi Wanita Karena Ukuran Itunya Beda, Kenyataan di Baliknya Bikin Geram

Fakta mengejutkan lainnya adalah ukuran Mr. P Roberto yang sebenarnya. “Tapi ukurannya sendiri hanya 16 cm hingga 18 cm dari tulang pubiknya. Jadi tidak sepanjang itu. Bagian yang panjang itu hanyalah kulit, pembuluh darah dan beberapa pembengkakan,” imbuh sang dokter.

Jonah Falcon, pria dengan pemilik rekor organ vital terpanjang kedua di dunia sempat mengungkapkan bahwa pria tersebut telah melakukan kecurangan. Dikatakan bahwa Roberto menggunakan berat untuk menambah ukuran dari kemaluannya.

Usut punya usut, Roberto ternyata memasangkan sejenis pemberat pada rudalnya seumur hidup untuk memperpanjang ukuran Mr. Happy-nya. Meskipun sempat mendapat rekor dunia sebagai pria dengan rudal terpanjang, namun ia ternyata menderita banyak masalah kesehatan.

Baca Juga: Tak Juga Kunjung Menikah Sampai Usia 32, Warganet Terkejut Dengar Curhatan Wanita Ini

Disebutkan Roberto sering mengalami infeksi kelamin yang disebabkan karena urinenya tak dapat dikeluarkan seluruhnya. Selain itu ia juga tidak dapat tidur dengan posisi tengkurap. Dan yang paling bikin nyeri adalah, alat kelaminnya harus dalam kondisi ditutupi oleh perban.

Menurut pengakuannya, ia menerima sumbangan pada bulan lalu yang digunakannya untuk melanjutkan hidup. “Aku tidak bisa menggunakan seragam seperti orang lain di perusahaan dan aku tidak bisa berlutut. Aku tak bisa lari cepat dan perusahaan selalu berpikir aku salah,” jelas Roberto.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan