Komentari Reshuffle Kabinet Jilid III, PKS: Jokowi Tidak Konsisten

Posted on

Lahiya – Hasil perombakan kabinet jilid III oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat kritikan pedar dari banyak pihak. Salah satunya adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menilai jika reshuffle ini menunjukan ketidakkonsistenan Jokowi.

Keputusan Jokowi itu kontradiktif dengan komitmennya disaat awal-awal menjabat sebagai presiden yang tegas mengatakan tidak boleh rangkap jabatan melayani rakyat. Artinya para menteri perhatiannya tidak boleh terbelah antara parpol dan tugas negara.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera menyoroti Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang belakangan menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

Mardani menganggap Jokowi tidak konsisten dengan pernyataan sendiri dengan membiarkan Airlangga menjadi menteri padahal telah menjadi ketua umum sebuah parpol. “Jokowi tidak konsisten bahwa menteri tidak boleh rangkap jabatan,” ungkap Mardani Mardani saat dihubungi, Jumat (19/1/2018), dikutip dari tempo.co.

Ia menilai jika Airlangga bakal kehilangan fokusnya sebagai menteri karena dalam waktu dekat bakal banyak agenda politik terkait Pilkada serentak dan juga Pilpres.

Baca Juga: Ahmad Heryawan Dianggap Pantas Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

“Perangkapan jabatan itu mengkhianati amanah, apalagai di tahun politik ini kemungkinan akan banyak dibebani target politik,” ujarnya.

Sikap Jokowi yang tak konsisten tersebut juga dianggap memberi contoh yang tidak baik bagi masyarakat. “Itu juga memberi contoh buruk bagi publik,” kata Anggota Komisi II DPR itu.

Walau demikian, Mardani tak bersedia menyebut Jokowi telah melakukan pembohongan publik. Ia menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai keputusan Jokowi tersebut. “Perlu dicek kembali, tapi kan beliau mengatakan jangan rangkap jabatan,” pungkasnya.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan