La Nyalla vs Prabowo, Kelanjutan Operasi All Jokowi Final?

Posted on

Lahiya ai??i?? Ketua Kamar Dagang dan Insudtri Jawa Timur La Nyalla Mattalitti mengaku dimintai uang sebesar Rp 40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Dana yang disebut mahar oleh La Nyalla ini menurutnya merupakan syarat agar dirinya diusung sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jawa Timur 2018.

Tak hanya itu, La Nyalla juga mengaku telah menyiapkan dana Rp 300 miliar. Ia dengan tegas akan memberikan uang tersebut setelah didaftarkan secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur. Namun, Prabowo menolak permintaan tersebut.

Terkait pencalonan La Nyalla sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jatim, bukan hanya sekali ini menjadi sorotan. Sebelumnya, Direktur Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) Arifin Nur Cahyono menduga ada operasi politik All Jokowi Final dalam Pilkada Jatim.

Baca juga:Ai??La Nyalla Tuding Uang Mahar di Gerindra, Alumni 212 Bela Prabowo

Operasi ini, menurut Arifin, dilakukan oleh pihak berkuasa dengan tujuan menyandera sejumlah Ketua Umum Partai. Salah satunya menggunakan isu hukum dan korupsi.

ai???Sebagai contohnya adalah, adanya dugaan operasi politik pihak yang berkuasa mengganjal pencalonan dari La Nyalla Mattaliti sebagai calon Gubernur Jawa Timur yang diajukan Partai Gerindra,ai??? ujar Arifin dalam keterangan tertulis, Kamis (21/12/2017) lalu, seperti dilansir jawapos.com.

Lebih lanjut, Arifin menyebut bahwa operasi mengganjal La Nyalla dalam Pilkada Jatim agar pemilihan gubernur tersebut berlangsung dalam skema kekuatan yang berkuasa. Yakni, kandidat Jokowi melawan kandidat Jokowi atau All Jokowi Final.

ai???Salah satu wujud operasi politik yang dilakukan tersebut yaitu diduga mereka menyandera Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, dengan menggunakan isu korupsi di periode sebelumnya, agar PAN tak turut serta mendukung La Nyalla Mattalitti yang diajukan oleh Partai Gerindra,ai??? katanya.

Jika PAN tak mendukung keputusan Gerindra, maka La Nyalla tak akan maju ke Pilgub Jatim karena kekurangan jumlah kursi. Menurut Arifin, jika ini benar terjadi, maka siapaun yang terpilih di Pilgub Jatim otomatis akan mendukung Jokowi sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019.

ai???Jika yang bertarung di Pilkada Jawa Timur hanya dua pasang kandidat, yaitu Saifullah Yusuf dan Khofifah, maka siapapun yang menang di Pilkada Jawa Timur, dipastikan adalah orangnya Jokowi, ya ini namanya All Jokowi Final yang masih berkaitan dengan Pilpres 2019,ai??? jelasnya.

Baca juga:Ai??Buntut Pengakuan La Nyalla Soal Uang ke Prabowo, Mahfud MD Bantah Ada Mahar

Pada Pilpres 2014 lalu, diketahui bahwa wilayah Jawa Timur merupakan medan perebutan suara yang sangat panas antara kubu Jokowi dan kubu Prabowo. Arifin menduga, inilah penyebab dilakukan operasi All Jokowi Final.

ai???Dipastikan tahun 2019 nanti Jawa TimurAi?? tetap menjadi medan yang sangat panas, karena itu presiden Jokowi perlu memastikan kemenangannya di wilayah tersebut dengan menempatkan dua kandidat yang merupakan orangnya untuk berlaga dan menjadi Gubernur di wilayah tersebut,ai??? pungkasnya.

Lantas, adakah kaitan antara perseteruan La Nyalla vs Prabowo dengan operasi All Jokowi Final?

sumber lialda. cialis 5mg daily reviews.

Advertisements

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan