Larutan Elektrolit dan Non – Elektrolit

Posted on

Larutan Elektrolit dan Non – Elektrolit Selamat datang di Lahiya, situs (blog) sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. Langsung saja disimak ya, semoga dapat bermanfaat.

Larutan Elektrolit

Pengertian Larutan Elektrolit

Larutan elektrolit yaitu larutan yang bisa menghantarkan arus listrik. Dalam larutan elektrolit molekul-molekulnya terurai (terdisosiasi) jadi partikel-partikel bermuatan listrik positif serta negatif yang disebut dengan ion (ion positif-ion negatif). Ion positif yang dihasilkan diberi nama kation serta ion negatif yang dihasilkan diberi nama anion. Jumlah dari muatan ion positif serta ion negatif bakal sama hingga muatan ion-ion dalam larutan netral. Ion-ion inilah yang lantas menghantarkan arus listrik. Perubahan kimia larutan ini ditandai dengan perubahan warna, munculnya gelembung gas serta adanya endapan, dan apabila diuji dengan alat uji elektrolit larutan ini bisa menyalakan sebuah lampu. Makin banyak ion yang terbentuk, makin kuat karakter elektrolit larutan itu.

Jenis Type Larutan Elektrolit

Larutan elektrolit bisa digolongkan jadi larutan elektrolit kuat serta larutan elektrolit lemah.

Larutan Elektrolit Kuat

Larutan elektrolit kuat, yakni larutan yang seluruh molekulnya terurai mejadi ion-ion (terionisasi sempurna). Oleh karena banyaknya ion-ion penghantar listrik yang terbentuk, daya hantarnya juga kuat. Biasanya larutan elektrolit kuat yaitu larutan garam.

Ciri-ciri serta contoh dari elektrolit kuat yakni sebagai berikut ini:

  • Terionisasi sempurna
  • Memiliki daya hantar listrik yang baik
  • Derajat ionisasi (α) α = 1
  • Bila diuji dengan alat uji elektrolit larutan ini bakal menghasilkan nyala lampu yang terang serta muncul gelembung gas yang banyak.
  • Umumnya berbentuk asam kuat, basa kuat serta garam yang kation serta anionnya dari asam serta basa kuat

Misalnya:

Garam (NaCl, KCl, CuSO4 serta KNO3),

Asam Kuat (HCl, HI, HBr, H2SO4 serta HNO3), dan

Basa Kuat (NaOH, Ca (OH) 2, Mg (OH) 2 serta KOH)

Reaksi penguraian elektrolit kuat ditulis dengan tanda anak panah tunggal ke kanan. Contoh reaksi elektrolit kuat:

NaCl (aq) ‘ Na+ (aq) + Cl– (aq)

H2SO4 (aq) ‘ 2 H+ (aq) + SO4 2- (aq)

NaOH (aq) ‘ Na+ (aq) + OH– (aq)

Larutan Elektrolit Lemah

Larutan elektrolit lemah, yakni larutan yang tidak semua molekulnya terionisasi (ionisasi tidak sempurna), hingga cuma sedikit ion-ion yang bisa menghantarkan listrik.

Ciri-ciri serta contoh dari elektrolit lemah yakni sebagai berikut ini:

  • Terionisasi sebagian
  • Memiliki daya hantar listrik yang kurang baik atau lemah
  • Derajat ionisasi (α) 0 α 1
  • Bila diuji dengan alat uji elektrolit, larutan ini bakal menghasilkan nyala lampu redup serta muncul gelembung gas sedikit
  • Umumnya berbentuk asam lemah serta basa lemah

Misalnya:

Asam Lemah (HCN, H3PO4, CH3COOH serta H2CO3), dan

Basa Lemah (NH4OH, Al (OH) 3 serta Fe (OH) 3)

Reaksi penguraian elektrolit lemah ditulis dengan tanda panah ganda. Contoh reaksi elektrolit lemah:

Dalam kehidupan sehari-hari larutan ini bisa digunakan dalam beberapa hal seperti:

  • Akumulator (aki) berperan menyimpan daya (listrik) berbentuk daya kimia. Seperti baterai serta kapasitor. Larutan elektrolit yang bergantung pada aki berbentuk asam sulfat (H2SO4).
  • Cairan tubuh, cairan tubuh manusia memiliki kandungan larutan elektrolit di mana berperan sebagai penghantar daya listrik untuk kerja impuls saraf.
  • Garam dapur, bumbu yang amat penting untuk memasak. Secara kimia garam tersusun dari unsur natrium serta klorin yang bergabung membentuk senyawa natrium klorida (NaCl) yang disebut elektrolit kuat.
Larutan Non Elektrolit

Pengertian Larutan Non – Elektrolit

Larutan non-elektrolit yaitu larutan yang tidak bisa menghantarkan arus listrik. Larutan-larutan non-elektrolit terdiri atas zat-zat yang terlarut di air tetapi tidak terurai jadi ion (tidak terionisasi). Dalam larutan, zat not-elektrolit tetap seperti molekul yang tidak bermuatan listrik. Itulah kenapa larutan ini tidak bisa menghantarkan arus listrik.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan