Lelah dengan Dunia Hitam, 7 Musisi Band Metal Ini ‘Gantung Gitar’ dan Putuskan untuk Berhijrah

Posted on

Para musisi yang bergelut di dunia musik metal sering dianggap punya citra buruk di masyarakat. Mereka identik dengan penampilan yang urakan, tatoan, sering mabuk, hingga terjerat kasus narkoba. Namun, hati manusia siapa tahu dan hidayah bisa datang kapan saja. Walaupun dikenal sebagai penggila musik metal, beberapa dari mereka memilih banting setir dan mendalami agama, Iqbal Azhari salah satunya.

Bintang sinetron ‘Pesantren Rock and Roll’ sekaligus mantan vokalis Mobil Derek ini punya kisah hijrah cukup membuat haru. Iqbal yang dulunya pernah hidup di jalanan, bahkan menggunakan narkoba, hingga ia harus masuk rumah sakit karena overdosis. Moment inilah yang menjadi titik balik untuk ia bertaubat. Kabar terbarunya, Iqbal telah menghembuskan nafas terakhir karena sakit liver yang ia derita.Tapi tahukah kamu, selain Iqbal 7 musisi band metal yang memilih untuk hijrah ini punya kisah yang tidak kalah menggugah hati.

1. Yuki Arifin, rocker 90an yang tinggalkan dunia hitam dan bertobat

Mei 2017 lalu, jagad hiburan dikagetkan oleh kabar hijrah dari rocker senior vokalis Pas Band, Yuki. Foto-foto Yuki yang sedang berada di masjid dan membersihkan kaca jendela tampaknya menarik perhatian netizen. Setelah diketahui memang Yuki sedang memantapkan niat untuk belajar islam lebih banyak.

Yukie Arifin [Image source]

Pemilik nama Asli Yuki Arifin Martawidjaja ini mengatakan kalau ia sudah menyesal telah memberi contoh yang kurang baik kepada para penggemarnya. Di kesempatan mendatang Yukie ingin memperbaiki semuanya. “Semua hal durjana yang dikerjakan oleh laki-laki, pernah saya kerjakan. Sekarang waktunya saya untuk menemukan jalan kebahagiaan hakiki” ucap Yukie.

2. Irvan Sembiring, Dai yang tetap gandrungi music metal

Irvan Rotor, begitu ia sering disapa. Sosok ini adalah gitaris band legendaris Rotor yang pindah haluan mendalami agama islam. Kisah hijrahnya diawali pada tahun 1997 ketika ia pergi ke toko buku dan tidak sengaja membaca buku berjudul “The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History”. Di buku tersebut, nama Muhammad SAW tertulis sebagai orang paling berpengaruh di dunia. Karena penasaran dengan sosok tersebut, Irvan berjuang pergi dari satu masjid ke masjid lain, pergi ke pengajian untuk mengetahui bagaimana kiprah dan kepribadian seorang Muhammad. Perjuangan yang sulit membuat Irvan meninggalkan hingar bingar dunia musik metal.

Irvan S[Image source]

Kendati dikenal sebagai dai tak lantas membuat Irvan membenci musik metal, ia tetap menggandrunginya, hanya saja tidak ikut berkecimpung di dalamnya. Irvan mengumpamakan bahwa hijrah adalah proses berbenah diri. Ibaratkan, di dunia metal adalah sebuah comberan bau dan kotor, sedangkan hijrah adalah pergi ke penthouse bintang lima.

3. Dari band death metal menuju penggiat sunnah

Kisah yang tak kalah inspiratif datang dari vokalis band Purtagory, Akhmad Abu Taqo atau Amor. Tidak ada kisah yang begitu berarti melatarbelakangi proses hijrahnya. Dia hanya tiba-tiba tergerak untuk meninggalkan hingar bingar dunia dan lebih mengingat kehidupan akhirat. Lepas dari Purtagory, Amor sama sekali tidak pernah menyentuh segala macam jenis musik, ia lebih memilih fokus berbenah dan mencari ilmu agama.

Abutaqo Amor [Image source]

Hengkang dari dunia metal megantarkan Amor bertemu dengan teman-teman mantan musisi yang sudah sama-sama meninggalkan gemerlapnya dunia hiburan. Mereka tergabung dalam the strangers al ghuroba, yang menjadi fasilitator dakwah dan saling belajar mendalami Sunnah, bahkan sesekali menghadiri majelis-majelis kajian islam.

4. 13 tahun manggung, tergerak hijrah ketika berada di club malam

Nama Ucay mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta musik rock. Ya, pemilik nama lengkap Noor Al-Kautsar ini adalah vokalis band kenamaan Rocket Rockers, band pop punk Indonesia asal Bandung yang memulai kiprahnya  pada tahun 1998. Ucay tergerak untuk hijrah ketika berada di tempat yang tak disangka, yaitu club malam.

Noor Alkautsar [Image source]

Ketika dirinya dan Rocket Rockers sedang manggung di sebuah club, ia melihat orang-orang yang begitu tenggelam dalam mabuk mabukan. Hal ini kemudian menjadi titik balik untuk segera meninggalkan dunia musik. Ucay undur diri secara perlahan dan stop bermusik. “Saya merasa kegiatan saya ini (main musik) mulai bertabrakan dengan agama saya, yaitu Islam,” kata Ucay.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan