Luar Biasa! Bersuhu -62 Derajat Celcius, Sebuah Desa Eropa Jadi yang Terdingin di Dunia

Posted on

Lahiya – Sebuah desa yang berada di wilayah Yakutia, Rusia adalah desa terdingin di dunia namun masih ditinggali manusia secara permanen. Oymyakon, nama desa ini, berasal dari nama sungai Oymyakon yang artinya “air yang tak dapat membeku atau tempat ikan menghabiskan musim dingin.”

Desa ini terletak di ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Sekarang di sana sedang mencapai titik terendah yang nyaris mencapai rekor. Karena suhu yang terlalu dingin, termometer digital yang dipasang untuk obyek wisata sampai pecah dengan menunjukkan angka terakhirnya -62 derajat Celsius.

Dilansir dari Kompas.com, Rabu (17/1/2018), meskipun bersuhu dingin menusuk, sekitar 500 penduduk di sana tetap saja beraktivitas. Seorang perempuan 24 tahun asal Yakutia, Anastasia Gruzdeva, ia pergi ke luar rumah bersama dengan dua orang temannya.

Bertiga, mereka justru mengabadikan momen dan berfoto selfie lalu diunggah ke akun Instagram. Dalam foto itu, terlihat bulu mata mereka membeku, nampak seperti terdapat salju putih yang menggumpal dan menghiasi di kelopak mata.

Ada juga seorang jurnalis bernama Elena Pototskaya yang mengabadikan momen aktivitas nyeleneh para turis China ketika berada di tempat bersuhu minus ekstrem. Dirinya tak percaya lantaran turis China itu malah nekat bermain air di sungai, bahkan hanya dengan mengenakan pakaian dalam.

“Kami penduduk setempat saja takut pergi ke luar, bahkan hanya di jalan karena dingin. Dan ternyata para turis ini justru mandi,” tulisnya dalam keterangan video instagram unggahannya.

Baca juga: Main Bitcoin Takut Harga Jatuh, Coba Investasi Alat Tukar dari Kulit Kerang

Lalu, ada juga Petrs Chugunov, fotografer dari Yakutia yang memotret seorang balerina tengah menari di jalanan yang beku. “Saya benar-benar memotret balerina di jalanan saat suhu minus 41, ini bukan Photoshopped,” ucap Chugunov.

Menurut keterangannya, itu adalah bagian dari proyeknya untuk memotret balerina yang ada di jalan-jalan kota. Chugunov menjelaskan ia telah menyiapkan mantel hangat beserta sepatu boots orang Rusia untuk musim dingin yang bernama Valenki.

Disebutkan bahwa Oymyakon pernah mengalami suhu lebih dingin dari sekarang, yaitu hingga mencapai -67,7 Celsius pada Februari 1933. Antartika ialah tempat terdingin di bumi lainnya. Pada 2013, tercatat oleh NASA melalui satelitnya, suhu di Antartika timur mencapai angka -94,7 Celsius.

Dilansir dari Kompas.com, penduduk Oymyakon bisa bertahan pada suhu -50 Celsius di bulan Januari dan Februari dengan cara membakar kayu atau batu bara untuk menghangatkan tubuh. Di sana, panjang hari juga bervariasi, ketika bulan Desember mereka cuma merasakannya tiga jam lalu pada musim panas mereka bisa merasakan siang hingga 21 jam.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan