Lumba-Lumba Albino yang Langka, Memerah Ketika Merasa Gembira

Posted on

Erabaru.net. Meski terlihat seperti hantu, namun ini bukanlah lumba-lumba hantu, ini hanyalah lumba-lumba albino. Sangat sedikit dari mereka yang bisa hidup lama, mereka mudah menjadi mangsa ikan hiu karena tidak bisa hidup bersama dengan lumba-lumba abu-abu biasa lainnya.

Ada beberapa fakta unik mengenai topik ini, dan jika Anda tahu informasi lain, Anda bisa membagikan dengan kami, fakta mengenai lumba-lumba Taiji albino ini.

  1. Lumba-lumba di dalam foto-foto ini, telah ditangkap oleh nelayan selama musim berburu lumba-lumba tahunan di pusat wilayah Taiji, karena albino, nelayan tersebut menyadari bahwa ikan ini dapat menghasilkan lebih banyak uang, dengan menjualnya ke Museum Paus Taiji.

    DailyMail
  2. Lumba-lumba Albino sangat langka, karena kebanyakan dari mereka mati muda, akibat dimangsa oleh predator, mereka tidak bisa bergaul dengan lumba-lumba lain, dan akibatnya tidak memperoleh perlindungan kelompok. Lumba-lumba yang di foto ini ditangkap di wilayah Selatan Jepang.

    DailyMail
  3. Kasus khusus ini bahkan dua kali lebih langka karena satu alasan lainnya, “Taiji”, seperti kita menyebutnya, dapat memerah kulitnya. Lumba-lumba ini memiliki kulit yang sangat tipis sehingga menjadi sedikit tembus pandang, Anda bisa melihat bagaimana aliran darahnya berubah tergantung pada keadaan emosionalnya.

    DailyMail
  4. Banyak aktivis lingkungan telah membawa Taiji sebagai bendera untuk mengklaim pembunuhan lumba-lumba di daerah tersebut, dan juga berusaha untuk memverifikasi apakah kesehatan lumba-lumba Taiji disitu baik, namun sampai sekarang belum berhasil dalam kasus apapun.

    DailyMail
  5. Museum Paus mengatakan bahwa Taiji disana baik-baik saja, baik secara fisik maupun emosional, dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan, bahkan sebenarnya, masa hidup lumba-lumba ini mungkin akan lebih lama di kolam, daripada jika hidup di alam liar.

    DailyMail
  6. Sebuah studi tentang Taiji, kesehatannya, penampilannya, dan rincian penting lainnya untuk biologi kelautan, telah diterbitkan pada bulan Maret.

Bagaimana menurut Anda, apakah lumba-lumba Taiji ini lebih baik tinggal di museum atau di alam bebas? (Anggi/ Jul)

Sumber: dailymail.co.uk

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan