Makhluk Cantik Namun Ganas yang Jarang Diketahui Ini, Kini Terancam Punah, dan Mungkin Tidak akan Pernah Diketahui Lagi

Posted on

Erabaru.net. Siulan bernada tinggi, serta lolongan yang menghantui, pernah bergema di sepanjang hutan di Asia Tenggara.

Suara aneh ini diciptakan oleh ajag, seekor “anjing” liar kecil yang dulunya banyak tersebar di wilayah ini.

Hewan yang jarang diketahui ini sekarang telah langka dan terancam punah, namun fakta ini sepertinya diabaikan oleh para konservasionis dan masyarakat umum.

therainforestsite.com

Penampilan seekor ajag terlihat sangat sederhana, warna merah dan telinga yang tegak, membuatnya terlihat seperti seekor rubah, namun ekornya yang pendek dan penuh bulu panjang, menjadikannya berbeda dari jenis “anjing” lainnya.

Kadang-kadang mereka memang disebut serigala merah, namun nyatanya, ajag berukuran lebih kecil daripada anjing peliharaan berukuran sedang pada umumnya.

Meskipun penampilannya kecil dan lembut, ajag adalah predator yang hebat.

Banyak hewan yang jauh lebih besar menjadi mangsanya, yang mengharuskan mereka untuk menggunakan kecerdasan dan kerjasama tim untuk berburu dengan sukses. Bahkan ada cerita tentang ajag yang menantang harimau dan menang.

therainforestsite.com

Ajag adalah makhluk sosial dan hidup berkelompok, yang bervariasi ukurannya tergantung pada jumlah mangsa yang tersedia di daerah tersebut. Kelompok itu bisa berukuran kecil, yang terdiri atas 5 ekor saja, dan bisa juga lebih besar sampai 15 ekor.

Meskipun begitu, ada catatan di masa lalu yang menyatakan ada kelompok ajag yang terdiri dari 40 sampai 100 ekor, walau agak sulit dibuktikan kebenarannya mengingat sekarang sudah tidak terlalu banyak lagi hewan ini di alam liar.

Kelompok hewan ini terkenal sangat kooperatif dan damai satu sama lain. Mereka sering saling menjilat satu sama lain, dan membiarkan anak-anak mereka makan lebih dulu.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan