Header Ad

Makhluk Cantik Namun Ganas yang Jarang Diketahui Ini, Kini Terancam Punah, dan Mungkin Tidak akan Pernah Diketahui Lagi

October 15, 2017
10 Views

Erabaru.net. Siulan bernada tinggi, serta lolongan yang menghantui, pernah bergema di sepanjang hutan di Asia Tenggara.

Suara aneh ini diciptakan oleh ajag, seekor “anjing” liar kecil yang dulunya banyak tersebar di wilayah ini.

Hewan yang jarang diketahui ini sekarang telah langka dan terancam punah, namun fakta ini sepertinya diabaikan oleh para konservasionis dan masyarakat umum.

therainforestsite.com

Penampilan seekor ajag terlihat sangat sederhana, warna merah dan telinga yang tegak, membuatnya terlihat seperti seekor rubah, namun ekornya yang pendek dan penuh bulu panjang, menjadikannya berbeda dari jenis “anjing” lainnya.

Kadang-kadang mereka memang disebut serigala merah, namun nyatanya, ajag berukuran lebih kecil daripada anjing peliharaan berukuran sedang pada umumnya.

Meskipun penampilannya kecil dan lembut, ajag adalah predator yang hebat.

Banyak hewan yang jauh lebih besar menjadi mangsanya, yang mengharuskan mereka untuk menggunakan kecerdasan dan kerjasama tim untuk berburu dengan sukses. Bahkan ada cerita tentang ajag yang menantang harimau dan menang.

therainforestsite.com

Ajag adalah makhluk sosial dan hidup berkelompok, yang bervariasi ukurannya tergantung pada jumlah mangsa yang tersedia di daerah tersebut. Kelompok itu bisa berukuran kecil, yang terdiri atas 5 ekor saja, dan bisa juga lebih besar sampai 15 ekor.

Meskipun begitu, ada catatan di masa lalu yang menyatakan ada kelompok ajag yang terdiri dari 40 sampai 100 ekor, walau agak sulit dibuktikan kebenarannya mengingat sekarang sudah tidak terlalu banyak lagi hewan ini di alam liar.

Kelompok hewan ini terkenal sangat kooperatif dan damai satu sama lain. Mereka sering saling menjilat satu sama lain, dan membiarkan anak-anak mereka makan lebih dulu.

Meskipun populasi ajag dapat ditemukan dari Vietnam sampai ke Nepal, mereka terpisah-pisah dalam kelompok kecil. Para ilmuwan harus berjuang keras untuk bisa melacak keberadaan para ajag karena kecerdasan dan sifat mereka yang sulit dipahami.

Diperkirakan hanya ada 2.500 ekor ajag yang tersisa di alam liar.

Deviantart: Picturebypali

Ancaman terbesar bagi ajag adalah hilangnya habitat, karena habitat aslinya banyak yang hilang akibat penambangan, pembalakan hutan, serta penebangan. Anjing-anjing jenis lain juga menjadi ancaman bagi mereka, karena menyebarkan kuman penyakit kepada hewan-hewan liar.

Sayangnya, kemampuan berburu para ajag ini malah merugikan mereka, karena banyak peternak yang khawatir kalau-kalau “anjing-anjing” ini akan memangsa hewan ternak mereka, dan karenanya, sering memberi racun untuk membasminya.

Ajag adalah makhluk yang unik dan berharga, yang sedang terancam bahaya kepunahan. Walaupun rasanya sulit untuk mengembalikan mereka ke jumlah populasi yang sehat, paling tidak pengetahuan yang baik serta tindakan konservasi yang cukup, mungkin bisa menyelamatkan “anjing” yang bersiul ini dari kepunahan. (Anggi/ Jul)

Sumber: therainforestsite.com

The post Makhluk Cantik Namun Ganas yang Jarang Diketahui Ini, Kini Terancam Punah, dan Mungkin Tidak akan Pernah Diketahui Lagi appeared first on Erabaru.

sumber

You may be interested

Buzz
3 views

Mengintip Pendapatan dan Harta “Papa” yang Ternyata Bisa Buat Naik Haji Orang Tiga Kampung

Lahiya - November 17, 2017

Lagi, Setya Novanto menjadi topik perbincangan hangat oleh publik. Hal itu lantaran saat pemanggilan dirinya oleh KPK kemarin,  namun sayang…

Sering Dipandang Sebelah Mata, Ternyata 5 Preman Ini Bisa Mengajarimu Sebuah Arti Hidup
Buzz
4 views
Buzz
4 views

Sering Dipandang Sebelah Mata, Ternyata 5 Preman Ini Bisa Mengajarimu Sebuah Arti Hidup

Lahiya - November 17, 2017

Menjadi orang Indonesia pasti tidak akan pernah lepas dari sebuah stereotype atau generalisasi. Contohnya saja cara kita memandang seorang manajer…

Buzz
4 views

5 Rumah Pohon Cantik Nan Spektakuler di Malang-Batu Ini Bakal Membuatmu Bak Berdiri Di Atas Awan

Lahiya - November 17, 2017

Selain mendaki gunung, cara untuk merasa lebih dekat dengan alam bisa dilakukan dengan berdiri di tempat tinggi, misalnya rumah pohon.…

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan