SHARE

Mengapa penting membahas topik siap nikah? banyak kasus pengasuhan ternyata berakar dari masalah perkawinan, akarnya adalah ketidaksiapan pernikahan.

Faktanya, data dari BIMAS DEPAG RI menyebut mayoritas perceraian terjadi di usia pernikahan <5 tahun, dan jumlahnya naik lebih dari 100%. Dulu suami yang menceraikan istri. Sekarang terbalik. Alasannya ketidakcocokan! Lalu masalah ekonomi hanya 20%. Jelas ini karena ketidaksiapan secara emosi.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Dampak perceraian banyak, risiko terhadap pengasuhan dan sosialnya tinggi. Apalagi jika masih punya bayi dan jadi janda muda.

Apa itu siap nikah? Apalagi menikah dengan jalan taaruf. Siap komitmen dan juga tanggung jawab dalam pernikahan: peran baru, kematangan pribadi, stabilitas emosi,  dan penerimaan objektif.

Lalu, apa saja persiapannya?

Persiapan Mental

Siap menerima pasangan apa adanya. Ia manusia, bukan malaikat. Kita seakan membeli rumah yang sudah jadi, bukan beli tanah dan membuat bangunan baru. Jadi apa yang perlu dilakukan? Siap secara mental juga menerima keluarga besarnya, bukan hanya dirinya. Pernikahan adalah menyatukan dua keluarga. Siap nikah secara mental juga siap bertanggung jawab bukan hanya pada diri sendiri tetapi juga dengan Allah. Pernikahan adalah janji agung.

Persiapan Finansial

bukan soal banyaknya. Sejak awal sudah direncanakan sumber-sumber pemasukan, pos-pos pengeluaran dan bagaimana cara pengelolaannya.

Persiapan Fisik

pemeriksaan fisik agar dapat diketahui permasalahan secara dini. Apa ada kelainan darah, organ reproduksi, adiksi narkoba, atau bahkan pornografi? Hal tersebut agar bisa disiasati dan disembuhkan dulu. Orang yang adiksi porno, bukan hanya bermasalah secara emosi, tapi juga secara seksual. Kehidupan seksualnya tidak sehat.

Persiapan Sosial

Selain mengenal karakter diri, harus pula mengenali pasangan serta keluarganya dengan baik. Persiapkan juga keluarga besar. Kenali bagaimana pasangan merespon emosi, latar belakang pengasuhannya (otoriter, permisif, atau otoritatif)? Hal ini akan berpengaruh ke cara asuh kita terhadap anak. Mengenali pasangan bukan hanya sebelum nikah, tetapi sepanjang hayat. Karena semua manusia bertumbuh. Dan mengenal adalah bibit untuk jaga romantisme.

Persiapan Spiritual

Kualitas hubungan dengan sesama manusia adalah cerminan kualitas hubungan kita dengan Yang Diatas. Jadi ini modal utama dalam pernikahan.
Persiapan ilmu

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...