Mayat Bayi Ditemukan di Laci Toilet Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Begini Kondisinya

Posted on

Lahiya – Sabtu (6/1/2018) petang, mayat bayi laki-laki ditemukan di toilet pesawat Etihad rute Abu Dhabi – Jakarta ketika mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Mayat bayi yang yang diperkirakan belum lama lahir ini terbungkus dalam plastik.

Seperti diwartakan tempo.co, Kepala Bidang Upaya kesehatan dan lintas wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan Soekarno Hatta, Dr. Benget Turnip mengatakan bahwa ari-ari atau plasenta mayat si bayi ada di sana juga.

“Bayi laki laki, lahir lengkap, termasuk ari ari atau plasenta, perkiraan usia lahir cukup bulan,” kata Benget kepada Tempo.

Benget kemudian memaparkan, bobot mayat bayi tersebut adalah 3400 gram dan panjang 48 centimeter. Mayat bayi laki laki ini, ucap Benget, tepatnya ditemukan di toilet pesawat EY 474 yang berangkat dari Abu Dhabi, transit di Bangkok, lalu lanjut ke Bandara Soekarno Hatta dan tiba pukul 17.00 WIB petang, hari Sabtu.

Baca Juga: SBY Nilai Pemerintahan Jokowi Punya Banyak Kekurangan, Tapi…

Benget mengatakan, petugas cleaning service bandara Soekarno Hatta menemukan mayat bayi ini, 15 menit setelah pesawat tersebut mendarat.

“Ditemukan oleh petugas cleaning service bandara dan terbungkus plastik di laci toilet pesawat,” kata Benget.

Petugas kebersihan bandara itu, ucap Benget, menemukan bungkusan dalam plastik yang beraroma busuk saat seluruh awak dan penumpang pesawat sudah turun dari pesawat. Ternyata, di dalam bungkusan itu isinya mayat bayi.

“Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 17.15,” ujar Benget.

Benget mengatakan, pas ditemukan, mayat tersebut memang sudah dalam kondisi yang mengeluarkan aroma tidak sedap. Menurut informasi sementara, imbuh Benget, diperkirakan ibu yang melahirkan anak tersebut turun di Bangkok, Thailand.

Saat ini, Benget menyebut bahwa kepolisian Resor Bandara Soekarno Hatta menangani kasus ini. “Saat ini petugas sedang berkoordinasi dengan kepolisian dan mayat akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi,” pungkas Benget.

Sementara itu, pada saat baru ditemukan, mayat bayi itu ditempatkan di kamar jenazah Kantor Kesehatan Pelabuhan Soekarno Hatta.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan