Meneladani Perjuangan Bayi Adam Fabumi, Pengidap Penyakit ‘Trisomy 13’ yang Baru Saja Berpulang

Posted on

Rupanya, belakangan ini bukan hanya pelabrakan Jedun atas isu pelakor atau pencapaian AgnezMo yang akan diajak berduet oleh Chris Brown yang sedang ramai di sosial media. Namun juga sosok bayi kecil yang masih berumur 7 bulan karena baru saja menghembuskan nafas terakhirnya. Mungkin boombers sekalian merasa itu adalah sebuah hal yang biasanya.

Namun, pada kenyataannya, bayi lucu dan menggemaskan yang bernama Adam ini keadaannya tidak seberuntung kita semua, yang bisa dengan nyaman menikmati hidup setiap harinya. Ia didiagnosis mengidap penyakit langka dan hidupnya tak akan lama lagi. Sungguh mengharukan kisah dan perjuangannya, Boombastis.com akan merangkumnya untuk kalian semua.

Didiagnosa Dandy Walker Syndrome Sejak Berada di Kandungan

Nasib miris dialami oleh pasangan suami istri Ludi dan Ratih Megasari. Baru saja melihat permata hidupnya lahir ke dunia, dokter telah mengabarkan pada mereka bahwa anaknya terlahir kurang sempurna. Sang buah hati pun pernah didiagnosa penyakit Dandy Walker Syndrome atau kelainan bawaan otak sejak dirinya berada dalam usia kandungan 5 bulan.

Dandy Walker Syndrome [image source]

Belum habis kesedihan Ludi dan Ratih, setelah lahir pun buah hatinya yang diberi nama Adam Fabumi Kamaludin ini didiagnosa menderita Trisomi 13. Hal tersebut berarti bayi Adam memiliki kelainan pada jantung serta saraf otak. Trisomi 13 bukan penyakit turunan, penyebabnya biasanya datang ketika bayi tersebut lahir dan juga hal ini jarang sekali terjadi sehingga disebut penyakit langka.

Inisiatif Ludi dan Ratih untuk Membagi Kisahnya di Instagram

Sungguh kurang beruntung kondisi Ludi dan Ratih. Sebagian besar waktunya dihabiskan di rumah sakit untuk menjaga sang buah hati. Ditambah lagi ketika sedang menggendong atau merawat Adam, siapapun yang berada di dekatnya harus mengenakan masker, sehingga si bayi kecil tidak akan mengenali wajah ayah dan ibunya.

Ludi, Ratih, dan Adam [image source]

Ketidakberuntungan ini tidak disesali oleh Ludi dan Ratih. Mereka malah berinisiatif untuk membagi kisah bayinya ke sosial media melalui instagram. Alhasil bayi Adam mendapat banyak perhatian, mulai dari dokter, pebisnis hingga artis. Ia pun menemukan beberapa orang tua yang mendapat nasib serupa, melahirkan anak dengan penyakit langka.

Simpati dari Para Public Figure

Sama dengan kejadian Lolyta beberapa waktu lalu, bayi Adam yang lucu dan selalu tersenyum ini juga menuai perhatian dari kalangan public figure terutama musisi. Grup band ternama RAN serta penyanyi Yura Yunita pun membuatkan lagu khusus untuk Adam.

Selain itu, beberapa waktu Ludi dan Ratih mengalami kesulitan alat bantu untuk perawatan Adam. Ia pun mendapat bantuan atas unggahannya di akun instagram @adamfabumi. Selain itu, ia juga menerima jika ada orang yang ingin membantu meringankan beban mereka dalam bentuk materi. Bukan hanya untuk Adam, tapi juga teman-teman bayi kecil ini yang menderita penyakit serupa.

Bayi Lucu Ini pun Telah Berpulang

Beberapa saat yang lalu, sosial media mulai ramai dengan berita pengajian serta pemakaman bayi yang belum genap usianya 1 tahun. Para artis seperti personil RAN, Yura Yunita, Vidi Aldiano, serta yang lainnya pun turut hadir di pemakamannya karena mereka ingin mengungkapkan terima kasih telah menginspirasi banyak orang untuk tetap kuat dan berjuang selagi mampu.

Adam Berpulang [image source]

Meski kesedihan mendalam menyambanginya, Ludi dan Ratih pun tetap tegar dan selalu berucap terima kasih atas perhatian publik yang selama ini diberikan pada bayinya. Ia pun mengaku ikhlas dan menjadikan peristiwa ini sebuah pembelajaran dari Tuhan agar keluarganya lebih kuat lagi.

Membaca kisah Adam Fabumi Kamiludin ini membuat kita belajar sesuatu. Bahwasanya sebuah penyakit atau cobaan akan datang pada kita sewaktu-waktu, merasa tidak melakukan hal yang salah seperti Ludi dan Ratih, karena penyakit Adam memang bukan disebabkan oleh faktor genetis, tapi memang Tuhan sedang menguji kekuatan umatnya. Selamat jalan bayi Adam, terima kasih telah mengajarkan sebuah arti perjuangan bagi kita semua.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan