Mengaku Disekap Setan 3 Hari 3 Malam, Sosok Kakek di Sulawesi Ini Bikin Warga Geger

Posted on

Sudah diakui dunia bahwa Indonesia merupakan negara yang multikultural. Tak dapat dipungkiri juga, hal tersebut menyebabkan banyak hal mistis yang masih kental terjadi di tanah air. Bukan hanya pesugihan atau santet saja yang ngetren akhir-akhir ini, tapi juga hal mistis yang kadang bikin kita geleng-geleng kepala.

Dilansir dari kompas.com, seorang kakek asal Sulawesi Selatan mengaku disekap setan beberapa hari yang lalu. Meskipun hal ini jarang terjadi dan banyak orang yang menyebut pernyataan tersebut palsu, namun ada baiknya kita telisik lebih jauh. Simak kisah lengkapnya dalam ulasan berikut.

Berdalih Mencari Mangga, Malah Hilang Entah ke mana

Gonjang-ganjing di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan bermula dari hilangnya seorang kakek berusia 72 tahun. Warga sekitar menyatakan terakhir melihat kakek bernama Nurdin atau lebih dikenal dengan Hedding ini hari Minggu, 31 Desember 2017.

Kakek Nurdin [image source]

Kala itu, kakek Nurdin menyatakan ingin mencari manga di pinggir hutan Dusun Solie, Kecamatan Donri-donri. Namun, hingga beberapa jam ke depan, jejak kaki kakek Nurdin tak diketemukan dan ia dinyatakan hilang. Sontak, warga sekitar pun menjadi geger akibat ulah kakek Nurdin.

Hilangnya Kakek Nurdin dan Hutan Keramat

Kabar hilangnya kakek tua renta ini pun segera menyebar ke sudut-sudut terkecil Kecamatan Donri-donri. Warga meyakini hilangnya kakek Nurdin dikarenakan ia memasuki wilayah hutan di pinggir Dusun Solie. Banyak orang yang menyebut hutan tersebut merupakan hutan keramat.

Kondisi Hutan Keramat [image source]

Ketika saksi mata melihat kakek Nurdin memasuki hutan tersebut, ia hanya bisa bergidik ngeri. Ia menyatakan bahwa hutan tersebut benar-benar angker sampai tak ada satupun warga yang berani masuk ke sana. Logikanya sih, siapa juga yang mau masuk ke kandang singa, betul nggak?

Hal-hal Aneh yang Terjadi pada Tim Pencarian

Satu hari setelah keluarga menyadari kakek Nurdin menghilang, mereka segera melapor dan meminta bantuan pada Pemerintah Kabupaten Soppeng. 130 petugas gabungan TNI pun dikerahkan untuk ikut andil dalam pencarian ini.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan