Mengapa Hasil Test Pack Tidak Akurat, Hasil Positif tapi Tidak Hamil? Ini Jawabannya.

Hasil Positif dan Negatif Test Pack

Hasil test pack positif, tapi tidak hamil. Apa bisa hasil tes kehamilan tidak akurat? Kasus ini bisa melanda siapa saja.

Ya, di alat pengecek kehamilan sudah menandakan tanda dua garis biru atau hamil, tetapi kenyataanya belum hamil? Sebenanya  apa penyebabnya? Daripada Bunda bingung menebak-nebak antara hamil atau tidak. Mudah-mudahan penjelasan di bawah ini dapat berguna bagi Bunda.

Kadang-kadang beberapa wanita mengalaminya ketika mendapatkan hasil positif pada tes kehamilan, lalu datang ke dokter untuk mengkonfirmasi. Dan ternyata hasilnya adalah ternyata negatif. Mungkin Bunda pernah mengalami ini, kemudian bertanya-tanya penyebabnya?

Kondisi seperti ini disebut juga positif palsu, atau keadaan di mana hasil tes kehamilan menunjukkan tanda-tanda positif pada saat tes, tapi sebenarnya tidak ada kehamilan. Testpack bekerja dengan memeriksa keberadaan hCH hormon (human chorionic gonadotropin) dalam tubuh seseorang. Hormon ini dihasilkan oleh sel-sel dalam plasenta yang pertama kali masuk ke aliran darah ketika telur yang sudah dibuahi dan ditanamkan dalam rahim, atau sekitar 6 hari setelah pembuahan terjadi. Meskipun mereka yang mendapatkan indikator hasil tes kehamilan palsu (positif palsu) terbilang cukup langka.

Penyebab umum karena kesalahan cara pemakaian, misalnya, tidak mengikuti petunjuk penggunaan perangkat dengan benar. Masing-masing alat tes telah memiliki istruksi tertentu yang mungkin berbeda dari yang lain. Jadi, pastikan Bunda mengikuti petunjuk penggunaan tes sesuai dengan instruksi alat tes kehamilan yang digunakan.

Tes kehamilan palsu positif (positif palsu) juga dapat disebabkan oleh keadaan tertentu. Beberapa di antaranya adalah,

Penyebab Tes Positif tapi Tidak Hamil

 

Hasil tes positif tapi tidak hamil

Tes hamil tidak akurat

1-Terlalu lama membaca hasil tes

Hal ini terjadi ketika seseorang membaca hasil tes kehamilan setelah melewati waktu yang disarankan. Alat tes kehamilan ini sangat sensitif, sangat disarankan untuk membaca hasil tidak lebih dari 8 menit. Karena dapat membawa sampai garis-garis yang samar-samar resapan urin akibat terlalu lama ditinggalkan. Hasilnya harus sudah dibca dala waktu 3 menit.

2- Teknik penggunaan yang salah

Saat menggunakan tes kehamilan di rumah, sebelum melakukan tes itu sangat penting untuk membaca petunjuk mengenai penggunaan alat. Sebagai contoh, kapan alat tes kehamilan dapat digunakan untuk hasil yang akurat, atau butuh waktu berapa lama butuh untuk membaca hasil pengujian yang sebenarnya.

3- Chemical Pregnancy

Jika hasil tes positif, tapi janin, atau embrio tidak berkembang yang sering ditandai oleh kedatangan siklus bulanan (menstruasi). Ini adalah karena telur yang telah dibuahi dan tertanam dalam rahim menghasilkan hCG, tetapi karena kondisi tertentu sehingga yang menyebabkan janin berhenti tumbuh. Sebagai contoh, hamil di luar rahim  atau hamil anggur.

4- Konsumsi obat-obatan tertentu

Hasil tes kehamilan positif palsu juga sering disebabkan oleh obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Seperti promethazine, chlordiazepoxide, atau metadon.

loading...

5 – Kondisi medis tertentu

Sejumlah penyakit tertentu seperti penyakit langka islet-cell dan trofoblas dapat membuat hasil tes kehamilan positif palsu.

6- Phantom hCG

Keadaan di mana seseorang dinyatakan positif setelah melewati tes darah, tetapi sebenarnya tidak mendapatkan kehamilan dan hasil tes urine adalah negatif.

7- Masalah pada alat tes kehamilan

Alat tes Testpack kehamilan yang telah rusak atau kadaluarsa dapat menjadi salah satu penyebab positif palsu. Oleh karena itu, sebelum Anda melakukan pengujian, selalu periksa tanggal kedaluwarsa alat tes kehamilan. Ini adalah untuk memastikan tidak mendapatkan hasil yang lebih akurat

Semoga 7 hal di atas dapat menjawab pertanyaan Bunda yang mengalami positif palsu dari hasil test pack.jadi, jangan bingung lagi kalau hasil tes kehamilan tidak akurat atau tes pack positif tapi Anda tidak hamil.