Mengejutkan! 10 Fakta Dibalik Pelecehan Terhadap Pasien di RS National Hospital Surabaya

Posted on

Lahiya – Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang pasien wanita menangis histeris karena mengalami pelecehan setelah menjalani operasi.

Dalam keadaan masih dibius wanita ini mengaku dadanya diremas beberapa kali oleh seorang perawat pria. Dia meminta agar perawat tersebut mengakui perbuatannya.

Ternyata, peristiwa ini terjadi di Rumah Sakit National Hospital, Surabaya, Jawa Timur.

Dibalik video viral tersebut juga ditemukan sejumlah fakta mengejutkan. Seperti dilansir tribunnews.com, berikut 10 fakta mengenai video tersebut.

1. Kronologi

Korban berinisial W hari itu menjalani operasi kandungan di RS National Hospital. Dalam kondisi masih di bawah pengaruh obat bius, W dipindahkan ke ruang pemulihan. Saat itulah pelaku yang merupakan perawat melakukan aksinya.

Baca juga: Viral Video Pasien Dilecehkan oleh Perawat, Manajemen National Hospital Keluarkan Pernyataan

2. Tanya alamat

Menurut pengakuan suami korban, sebelum melakukan pelecehan, pelaku sempat menanyakan alamat asal korban.

3. Tak bisa melawan

Saat pelaku melakukan aksinya, korban masih dalam kondisi di bius. Meski tak bisa melawan, korban sadar terhadap aksi yang dilakukan pelaku. “Namanya habis operasi, ya belum ada paakain. Saat itu istri saya sadar, tapi tapi tak berdaya,” ujar suami W.

4. Korban trauma

Setelah mendapatkan perlakuan tak pantas dari perawat tersebut, suami W mengatakan bahwa istrinya mengalami gangguan psikis berat. Bahkan, sering tak konsentrasi saat diajak bicara.

“Istri saya sampai stes berat, kalau diajak bicara masih tak konsentrasi,” terang suami W.

5. Pelaku minta maaf

Dalam video yang beredar, diketahui bahwa pelaku sempat meminta maaf. Dihadapan W yang sedang menangis histeris, pelaku meminta maaf seraya bersalaman. Ia juga mengajak bersalaman keluarga korban.

6. Tanggapan RS National Hospital Surabaya

Atas terjadinya kasus pelecehan tersebut, pihak manajemen akhirnya buka suara. Kepala Perawat Jenny Firsariani, mengatakan bahwa pihak rumah sakit akan memberi sanksi kepada perawat tersebut.

7. Suami korban seorang pengacara

Suami korban yang berinisian YWS ternyata meruapakan pengacara terkenal. YWS juga dikenal sebagai kerabat dan pengacara Jessica Kumala Wongso terkait kasus kematian Wayan Mirna Salihin karena kopi sianida.

8. Membawa ke jalur hukum

Sebagai seorang pengacara, YWS akhirnya melaporkan pelaku ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya.

Baca juga: Astaga! Jadi Pasien Operasi, Wanita Ini Malah Dilecehkan dan Diraba Perawat

9. Ancaman hukuman

Dari laporan tersebut, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengungkapkan, jika pelaku terbukti bersalah, maka akan dijerat dengan pasal 290 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun.

10. Pelaku menghilang

Tak disangka, setelah videonya viral, perawat tersebut tiba-tiba menghilang dari kediamannya. Pihak kepolisian menduga, pelaku kabur dan telah meninggalka Surabaya. Saat ini, polisi tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan