Mengenang Bondan Winarno Si Raja ‘Maknyus’ Lewat Jasanya untuk Dunia Kuliner Indonesia

Posted on

Kabar mengejutkan tiba di telinga masyarakat Indonesia hari ini. Tadi pagi, dikabarkan maestro kuliner Indonesia telah tutup usia di 67 tahun. Ya, pelopor kata “maknyus, pemirsa” telah meninggalkan tanah air dengan banyak kenangan.

Mengingat bagaimana ia selalu menghiasi hari-hari masyarakat Indonesia dengan penilaiannya terhadap banyak macam kuliner membuat kita kagum akan sosoknya. Berikut Boombastis.com akan merangkum jasa Bondan Winarno dalam dunia kuliner tanah air untuk mengenang sosoknya.

1. Melanglang Buana dalam Dunia Kuliner Sejak Tahun 2000an

Ternyata, sebelum program Wisata Kuliner, program yang membuat Bondan Winarno lebih dikenal, dirinya sudah terjun ke dunia kuliner jauh-jauh hari. Dulunya ia merupakan seorang jurnalis yang juga pelopor sebuah komunitas wisata boga atau yang lebih dikenal dengan jalan-jalan sambil kulineran.

Bondan Winarno dan Jalansutra [image source]

Komunitas tersebut diberi nama Jalansutra yang sekaligus menjadikan sosoknya sebagai sang ketua. Nah, barulah muncul program-program wisata kuliner di televisi seperti Wisata Kuliner dan yang lainnya.

2. Pelopor ‘Wisata Kuliner’ di Indonesia

Dewasa ini, kita bisa melihat semua stasiun televisi memiliki program kulinernya sendiri. Seperti Jelajah Rasa di Global TV, OK FOOD di NET. Tv, atau Kuliner Nusantara di Kompas Tv. Padahal, jauh sebelum itu hanya ada satu program bernama Wisata Kuliner yang diprakarsai oleh sang maestro Bondan Winarno.

Wisata Kuliner [image source]

Pria kelahiran Surabaya, 29 April 1950 ini juga banyak memperkenalkan kuliner-kuliner dari pelosok tanah air. Selain itu, kejujurannya dalam memberikan penilaian atas makanan yang dinikmatinya menjadi salah satu acuan bagi banyak orang ketika akan menyantap hidangan tersebut.

3. Memperkenalkan Kata Maknyus pada Dunia

Semua orang pasti mengenal seorang Bondan Winarno karena celotehan “maknyus pemirsa” yang sudah melekat pada dirinya. Ternyata, dirinyalah sang pelopor cuitan tersebut. Bahkan, kata maknyus sudah terekam dalam kamus gaul Bahasa Indonesia berkat dirinya.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan