Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Posted on

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Dari zaman dulu, sinetron emang sudah jadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dulu, ada begitu banyak sinetron favorit yang nggak pernah dilewatkan. Barangkali, kamu juga dulu selalu mengikuti tiap episodenya?

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Beberapa sinetron jadul, emang ada yang sampai melegenda sampai sekarang. Sebut saja Tersanjung, Tersayang, Kecil Kecil Jadi Manten, dan tentu saja yang nggak bakal kalian lupain adalah serial Si Cecep.

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Sebenernya sih judul aslinya bukan si Cecep, cuma icon paling menonjol di sini adalah tokoh utama bernama Cecep, pemuda dewasa yang tingkah lakunya lebih mirip anak SD.

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Penampilan Cecep sangat khas, berkat tiga buah rambut tegak berdiri di kepalanya seperti antena. Kangen nggak sih sama sinetron jadul ini? Buat ngobatin rasa rindu, mending nostalgia bareng pemainnya.

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Anjasmara sebagai si Cecep

Anjasmara [image source]

Sebagai pemuda yang sebenernya punya tampang ganteng, sungguh pengorbanan tuh Anjasmara bersedia berperan sebagai Cecep yang diceritakan sebagai cowok keterbelakangan. Dengan tubuhnya yang tinggi besar itu, Cecep mengenakan seragam SD dan berangkat sekolah bareng anak-anak kecil.

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Penampilannya bener-bener culun banget. Tapi ya gitu, justru aktingnya yang cupu itu bikin cerita sinetron ‘Wah Cantiknya’ bisa lucu banget, dan tentu saja berkesan di hati penonton. Sinetron ini tayang di tahun 2001 hingga 2002, yah sekitar 15 tahun lalu.

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Tapi, tentu buat anak-anak angkatan 90-an nggak bakal bisa lupa nih, sama tontonan wajib satu ini. Omong-omong, saat ini Anjasmara aktif jadi instruktur yoga, lho. Wah, pantesan pria satu ini kelihatan tambah sehat dan awet mudah.

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Tamara Bleszynski sebagai Kartika

Tamara [image source]

Nggak bakal ada cerita tanpa ada pemeran utama wanita. Yups, meski diceritakan kalau si Cecep merupakan pemuda keterbelakangan mental, namun cowok satu ini punya kisah cinta yang nggak biasa, yaitu dengan Kartika yang diperankan oleh Tamara Bleszynski.

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Yah, meskipun awalnya Tika kesel banget sama Cecep, tapi lama-kelamaan Kartika juga suka sama Cecep. Dilihat dari akun Instagram pribadinya, saat ini Tamara lebih sering menghabiskan waktunya bersama anak-anak. Terlebih pada si bungsu, buah hati Tamara dengan mantan suaminya.

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Nani Wijaya pemeran Emak Cecep

emak cecep [image source]

Meski memiliki kekurangan, diceritakan bahwa Cecep tetap disayangi oleh emaknya. Emak merupakan perempuan ceria dan terbuka, ia menyayangi Cecep apa adanya. Saking kuatnya kemistri antara Cecep dan sosok emak ini, penonton terus menantikan sinetron tersebut kembali tayang meski sudah tamat.

Mengenang ‘Wah Cantiknya’, Sinetron Legendaris yang Bikin Ngakak tapi juga Penuh Nilai Kebaikan

Akhirnya, atas permintaan para penggemar, sinetron Wah Cantiknya dibuat sekuel berjudul “Si Cecep” di tahun 2004. Di sana, pemeran emak juga masih tetap Nani Wijaya. Imej-nya sebagai emak Cecep emang kadung melekat kuat sih, nggak tergantikan.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan