Menilik Kehidupan Orang Kaya Korut, Mulai dari Berkuda Sampai Santap Makanan Mahal

Posted on

Selama ini, masyararakat di dunia berpikir bahwa kehidupan di Korea Utara begitu kaku dan serba “formal”. Selain karena aturan tegas dari supreme leader Kim Jong Un, pemerintah Korea Utara juga berusaha agar negaranya tidak mudah terpengaruh “racun” dari budaya barat yang bebas. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, fakta di lapangan akan berbicara lain.

Ternyata masih ada sebagian “minoritas” warganya yang bisa “hidup normal” layaknya negara bebas di dunia. Mereka adalah kaum elit Korea Utara dan anak-anaknya yang jumlahnya hanya satu persen dari total warga Korea Utara. Selain menikmati fasilitas dan kebebasan yang “lebih” dari warga lainnya, gaya hidup ala “Hollywood” mereka pun bakal bikin kita ternganga gak percaya.

Baca Juga
Inilah 13 Potret Marion Jola, Kontestan Indonesian Idol 2018 yang Lagi Viral Berkat Video Hotnya
4 Anak Raja yang Lebih Memilih Tetap Jadi Atlet Ketimbang ‘Ongkang-Ongkang’ Saja

Menikmati Makanan Mewah yang Menjadi “Impian” Bagi Kalangan Bawah

Layaknya budaya di perkotaan modern, para anak dari elite Korea Utara ini juga sering menghabiskan waktunya nongkrong di café-café modern. Makanan yang disuguhkan pun mengikuti cita rasa high class mereka.

Foya-foya di restoran mahal [image source]

Seperti daging dan kentang ala barat seharga $ 50 per porsi atau sekitar Rp 668 ribu, hingga secangkir kopi seharga $ 9 atau 120 ribu. Mereka juga tak ragu mengeluarkan uang sebanyak $ 7 atau Rp 93 ribu sekali makan, hanya untuk menyantap makanan khas Korea, bibimbap.

Hobi Mahal yang Gak Bakal Dinikmati Semua Orang

Selain dimanjakan fasilitas nan mewah, anak para Donju atau “penguasa uang” ini juga mempunyai hobi yang “tidak umum” di Korea Utara yaitu menunggang kuda. Salah satu penyedia tempat tersebut adalah Mirim Riding Club yang terletak di Pyongyang.

Gak kaya, jangan harap masuk sini [image source]

Di tempat berkuda ini, hanya kaum berduit dan anak-anak mereka yang bisa mengakses semua fasilitas tersebut tanpa harus takut kepada pemerintah.

Hewan Peliharaan pun Jadi Simbol Status Sosial

Jika di Negara lain, memelihara anjing ras merupakan hal biasa dan umum adanya. Namun hal tersebut bakal bertolak belakang dengan yang terjadi di Korea Utara.

Harga mahal jadi status sosial [image source]

Selain harganya yang super mahal, anjing ras tersebut hanya boleh dipelihara oleh mereka dari kalangan kelas atas saja. Tak hanya itu, memelihara anjing ras juga merupakan symbol status social bagi kaum elite Korea Utara. Ada-ada saja ya

Hobi Membeli Pakaian Luar Negeri dari Desainer Ternama

Jika selama ini melihat gaya berpakaian orang Korea Utara yang serba kaku dan formal, anak-anak dari kaum elite justru berani tampil modis, layaknya Negara-negara barat.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan