Menjijikkan! Selain Jarang Mandi dan Penuh Kutu, Ini Kebiasaan Jorok Para Bangsawan Eropa

Posted on

where can i buy promethazine syrup.

Lahiya ai??i?? Pada abad pertengahan, aktivitas mandi merupakan hal yang sangat tabu. Kenapa? Pertama karena alasan kesopanan. Saat itu, umat Kristiani dilarang mandi dalam kondisi t*******g. Mereka diharamkan untuk datang ke pemandian umum yang dianggap menjurus pada tindakan immoral, pergaulan bebas, dan penyebaran penyakit.

Sebab lainnya yang bisa dibilang tidak masuk akal adalah air dianggap membawa penyakit saat masuk ke dalam pori-pori kulit. Di dalam salah satu kitab pengobatan dalam abad ke-16, disebutkan jika,

Ai??ai???Mandi bisa menghangatkan tubuh, namun melemahkan dan melebarkan pori-pori. Itulah mengapa aktivitas itu bisa jadi berbahaya dan mengakibatkan berbagai penyakit, bahkan kematian,ai??? seperti yang dilansir dari Liputan6.com

Baca juga:Ai??Miris! Seorang Ibu di Malang Tega Isolasi ke-3 Anaknya di Dalam Rumah Selama Setahun, Penyebabnya Diduga Karena Hal Ini

Kekahwatiran lainnya bukan hanya dari air, melebarnya pori-pori setelah mandi ditakutkan bisa menyebabkan infeksi lebih mudah masuk ke dalam tubuh. Bahkan, untuk menghindarkan diri dari penyakit, penduduk kelas bawah tidak mandi sama sekali. Kala itu, orang-orang membatasi ritual bersih-bersih dengan mencuci tangan, sebagian wajah dan juga berkumur saja.

Mambasuh seluruh wajah dianggap merupakan tindakan yang cukup berbahaya, sebab dahulu dikhawatirkan bisa menyebabkan katarak dan mata rabun. Sementara masyarakat kelas atas tidak sepenuhnya berhenti mandi, mereka hanya jarang melakukannya. Mereka berendam membersihkan seluruh tubuh hanya bebera kali saja dalam satu tahun.

Tujuan mandi itu untuk menyeimbangkan upaaya mengindari resiko penyaki dan menghilangkan bau tubuh yang tak sedap. Bahkan yang lebih mencengangkannya lagi, tokoh-tokoh sejarah kala itu seperti halnya Mary Antoinette yang merupakan ratu Prancis yang identik dengan kecantikan dan penampilan anggunya, ia juga jarang mandi.

Tak hanya itu saja, ia juga diketahui jarang mengganti jubahnya. Guna mengatasi aroma yang tak sedap, sang istri Raja Louis XVI itu menyemprotkan banyak parfum ke tubuhnya.

Baca juga:Ai??Jack Ma, Pria Terkaya di China Akui Lebih Bahagia Saat Masih ai???Miskin.ai??? Ternyata Ini Penyebabnya

Ada juga seorang duta besar Rusia yang menyebutkan jika Louis XVI, Raja Prancis yang berkuasa dari 1643 ai??i?? meninggal memilikii aroma yang sangat tak sedap, bahkan disamakan dengan hewan liar. Hal itu dilakukan atas saran ahli medis untuk tidak sering mandi.

Kebiasaan Jorok Bangsawan Eropa

Tak hanya jarang mandi, ternyata ada kebiasaan buruk lainnya yang mungkin akan membuat Anda tercengang. Dibalik rambut cantik, tertata yang dimiliki kaum bangsawan Eropa, terdapat kutu yang menjijikkan. Kerams adalah kegiatan yang lebih jarang lagi dilakukan dibandingkan dengan mandi.

Baca juga:Ai??Diberitakan Pacaran dengan Ayu Ting Ting, Begini Reaksi Tak Terduga Brandon Salim. Menohok Banget!

lasix pills from canada.

Satu lagi yang sangat jorok, di Eropa pada abad pertengahan, sebelum toilet disiram, orang-orang memiliki kebiasaan membuang kotoran dan air seni ke jalan-jalan. Seorang bangsawan Eropa bahkan menuliskan jika jalanan sudah seperti arus air berbau busuk. Orang-orang yang lewat harus menyumpal hidungnya dengan sapu tangan yang sebelumnya sudah diberi wewangian.

Sudah habis? Belum! Ada lagi kebiasaan para tukang sembelih hewan yang meninggalkan darah dan organ yang tak terpakai di tanah. Coba bayangkan jika itu sudah beberapa hari? Aromanya pasti sangat menjijikkan.

Dan kebiasan-kebiasaan jorok itu berlangsung sampai abada ke 19.

sumber

Advertisements

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan