Mereka yang Kaya Bisa Makin Kaya dan yang Pas-pasan Tetap Saja Pas-pasan | @Strategi_Bisnis

Kenapa Mereka yang Kaya Bisa Semakin Kaya dan yang Miskin tetap Miskin atau Tambah Miskin?

Sebuah studi menunjukkan fakta yang kelam, kesenjangan antara orang kaya dan yang pas-pasan makin tajam. Yang kaya makin kaya, yang stuck makin stuck. Studi di Amerika, dalam kurun 30 tahun, income orang kaya naik 154%. Yang pas-pasan Ai??hanya naik 8%! Kenaikan orang kaya nyaris 20 kali lebih tinggi.

Fenomena serupa admin duga juga terjadi di tanah air. Ada ledakan orang kaya baru (OKB explosion). Namun mayoritas tetap stagnan nasibnya.Ai??Kenapa yang kaya bisa makin kaya dengan Ai??dramatis, sementara yang penghasilannya pas-pasan Ai??tetap stagnan nasibnya? Kenapa realitas muram ini terjadi?

Minggu lalu dan kemarin, admin sudah kultwit, studi saintifik menunjukkan orang yang income-nya pas-pasan Ai??otaknya cenderung akan tulalit. Kenapa menjadi tulalit? Karena otaknya dibebani kecemasan kondisi keuangannya yang terbatas. Jadi stress. Dan tidak Ai??bisa berpikir kreatif.

Penghasilannya pas-pasan; galau kondisi keuangannya; stress; otaknya tidak Ai??bisa mikir solusi dengan Ai??jernih; nasib hidup tetap stagnan. Siklus kelam seperti itu mungkin tidak Ai??terjadi pada orang kaya, yang kondisi keuangannya memadai. Mereka relatif tidak Ai??stress mikir tagihan KPR.

Ingat kultwit kemarin, pemicu stress no. 1 adalah kondisi keuangan yang pas-pasan. Apalagi kalau banyak utang. Tidur tidak nyenyak. Orang yang relatif kaya tidak Ai??stress mikir kondisi keuangannya. Daya jelajah kreativitasnya lebih tajam, karena otaknya tidak Ai??dibebani kecemasan.

Juga hasil studi memang menunjukkan, otak Anda jauh lebih cerdas saat tanggal muda, dibanding saat tanggal tua (saat uang menipis). Itulah penjelasan pertama, kenapa yang kaya makin kaya; sementara yang pas-pasan Ai??tetap stagnan nasib hidupnya. Stress dan kreativitas jadi pemicu.

Baca juga: 8 Pola Hidup Sehat

Faktor kedua lebih sederhana, orang kaya punya kemampuan dana untuk Ai??mendapat best training/education to sharpen their skills. Orang yang kaya bisa ikut seminar-seminar bagus tentang strategi apa saja. Yang pas-pasan? Boro-boro ikut kursus mahal, cicilan Vario saja belum lunas.

Orang kaya > punya dana untuk Ai??ikut kursus ini itu > makin pintar > makin kaya.
Orang yang pas-pasan Ai??income-nya > tidak Ai??pernah investasi untuk Ai??penajaman otaknya > jadi tulalit > nasib hidup stagnan.

Penjelasan ketiga kenapa yang kaya makin mudah menjadi kian kaya, dan yang pas-pasan Ai??tetap stagnan adalah investasi.

Orang yang income-nya besar punya kelebihan uang untuk Ai??di investasikan ke asset-aset dengan Ai??return on investment yang optimal. Jika Anda punya bisnis dengan Ai??profit 99 juta/bulan, Anda dengan Ai??mudah mengalokasikan dana untuk Ai??invest di properti atau bisnis lainnya (ekspansi).

Orang yang pas-pasan Ai??income-nya, boro-boro investasi di properti. Mengajukan KPR pertama saja mungkin sudah ditolak. Dengan Ai??mampu investasi di asset-aset aktif yang profitable (ruko, kos-kosan, bisnis aktif), maka kekayaan orang kaya bisa dengan cepat melesat.

Prinsip orang kaya dalam investasi adalah membuat uang bekerja keras untuk Ai??dirinya. Biarkan uang yang bekerja, saya mah tinggal duduk leyeh-leyeh. Prinsip orang yang income-nya pas-pasan, dirinya bekerja keras mengejar-ngejar uang. Sampai lembur. Sampai larut malam.

Itulah penjelasan kenapa kesenjangan makin lebar. Kenapa pemasukan orang kaya naik 20 kali lipat dibanding orang dengan Ai??income pas-pasan.Ai??Oke, kesenjangan kini makin melebar. Yang kaya makin kaya. Yang stagnan tetap stagnan nasibnya. Njuk terus kepriye min solusine?

Ra sah ngomel2 le. Sampeyan ra sah nyalahke negoro atau kapitalisme atau blah blah lainnya le. | lhah terus kepriye min apikke?

Jauh lebih baik sampeyan berjuang mengubah nasib dirimu sendiri supaya jadi bagian yang income-nya melimpah. Bukan yang stagnan sampe pensiun. Sebab cara terbaik untuk Ai??ikut membantu memberantas kemiskinan, adalah pertama-tama dengan Ai??membuat dirimu tidak Ai??menjadi orang miskin.

You create your own destiny. YOU. Bukan pemerintah, bukan bosmu, bukan gebetanmu, dan bukan juga Nyi Roro Kidul.Ai??Alih-alih ngomel, lebih baik berjuang agar income-mu naik jadi 99 juta/bulan. Kalau cuma ngomel, energimu akan habis buat ngomel-ngomel saja.

Daripada sibuk membaca status atau berita negatif di sosmed, lebih baik berjuang agar omzet bisnismu jadi 990 juta/bulan. Think creative.

Dream big. Believe. And make it happen.

Baca juga:
Pendapatan Pas-Pasan Jadi Pemicu Stress Nomor 1 | @Strategi_Bisnis

Duh! Penelitian Membuktikan Gaji Pas-pasan Bikin Otak Tumpul | @Strategi_Bisnis

*Kultwit business + strategy @Strategi_Bisnis 09/09/2015 08:23:12 WIB