Miris! Demi Bertahan Hidup, 4 Nenek Ini Terpaksa Konsumsi ‘Makanan Hewan’

Posted on

Kerasnya hidup mungkin tidak hanya dialami oleh kaum millenials yang setiap harinya harus berdesakan di KRL ketika berangkat kerja, ataupun abang ojek online yang masih terus berseteru dengan antek-antek transportasi konvensional. Namun siapa sangka, beberapa lansia di Indonesia yang untuk melihat fisik dan usianya saja sudah membuat kita iba, ditambah lagi jika mereka hidup dirundung petaka.

Menjadi seorang nenek yang hidup bersama keluarganya saja bukanlah perkara mudah, apalagi sebatang kara. Berita tragis baru saja datang dari beberapa orang nenek yang demi bertahan hidup harus rela mengonsumsi hal-hal tak layak karena tidak ada lagi yang bisa dimakan. Simak kisahnya dalam ulasan berikut ini.

1. Nenek Niarti, Minum Air Rebusan Batu Selama Setahun

Mirisnya hidup seorang Niarti, warga Pontianak, Kalimantan Barat. Memasuki usianya yang ke-60, nenek ini hidup sebatang kara dengan ekonomi yang bisa disebut kurang dari cukup. Ia tinggal di sebuah rumah gubuk yang sudah reyot, pengap, dan tak layak huni.

Diketahui dari para tetangga, nenek tersebut menderita penyakit. Namun, karena tidak mempunyai cukup uang, ia tidak pernah sekalipun berobat ke rumah sakit. Jangankan memeriksakan diri, untuk makan saja ia tak memiliki dana sepeserpun sehingga ia harus bertahan hidup selama satu tahun dengan minum air dari rebusan batu.

2. Nenek Rokayah, Hanya Memakan Rumput

Satu lagi kisah yang menyayat hati datang dari seorang nenek warga Jember, Jawa Timur. Saking tidak memiliki harta yang tersisa, ia hidup di tanah milik perusahaan perkebunan dan mengandalkan para tetangga untuk apa yang ia konsumsi setiap hari.

Ketika pasokan makanan dari tetangga tak kunjung datang, dengan segala rasa sedih yang dibawanya, ia pergi ke sebuah tanah kosong di belakang rumahnya dan mencari tanaman rumput untuk dimakan. Semakin miris ketika banyak tetangganya yang tahu tapi tetap membiarkannya seperti itu.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan