Header Ad

Monumen Nasional, Ikon Bersejarah Kota Jakarta yang Mendunia

August 20, 2016
14 Views

Siapa bilang Ibukota Jakarta cuma populer dengan kemacetannya? Siapa bilang Ibukota Jakarta tak mengasyikkan? Bila Anda masihlah memikirkan seperti itu, Anda butuh lebih mengeksplor Kota Jakarta.

Di Jakarta Pusat, terdapat icon dari kota Jakarta yakni Monumen Nasional atau kerap disebut dengan Monas. Tugu Monumen ini adalah simbol atas perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah. Bangunan yang di bangun pada tanggal 17 Agustus 1961 mempunyai ketinggian 132 mtr.. Bangunan ini didirikan pada saat pemerintahan Presiden pertama kita yakni Bapak Ir. Soekarno yang terdapat di dalam Lapangan Medan Merdeka.

MONAS, ICON IBUKOTA JAKARTA YANG MENDUNIA

monumen nasional monas jakarta

Tugu Monas ini adalah sebagai obyek wisata serta landmark dari Ibukota Jakarta yang di buka untuk umum pada 12 Juni 1975. Berdasar pada sejarah dibangunnya Monumen Nasional ini, arsitektur bangunan ini di inspirasi dari satu menara yang ada di Itali yakni Menara Eiffel. Untuk terus mengenang kembali jasa pejuang terdahulu serta menghidupkan semangat patriotisme generasi penerus, jadi dibangunlah Tugu Monumen Nasional ini.

Di puncak Monas melambangkan api yang tengah berkobar dengan digambarkannya perjuangan dari bangsa Indonesia yang tidak pernah padam selama hidup. Terbuat dari perunggu dengan meraih berat 14, 5 ton, tinggi 4 mtr. serta diameter meraih 6 mtr.. Di api ini ada 77 sisi dengan dilapisinya emas dengan berat 50 kg.

Untuk dapat sampai di Monumen Nasional, Anda dapat memakai transportasi udara ataupun darat. Bila Anda memakai pesawat, Anda dapat pesan ticket pesawat ke Bandara Soekarno-Hatta. Bila Anda mau memakai transportasi darat, saya anjurkan untuk menaiki Transjakarta yang merupakan bus dengan dilengkapi sarana kemanan yang telah terstandarisasi.

Bila posisi Anda ada di Pinang Ranti, Anda dapat menaiki Transjakarta hingga halte Busway Kuningan Barat. Dari halte Kuningan Barat, Anda mesti jalan terlebih dulu menuju halte busway Kuningan Timur. Anda dapat meneruskan perjalanan dengan menaiki Transjakarta dengan maksud Ragunan-Monas.

Tak perlu transit lagi lantaran Anda bakal turun pas di depan Monas yakni di Halte Monumen Nasional. Tarif untuk menaiki Transjakarta yaitu Rp. 3. 500. Tetapi, Anda mesti memiliki kartu busway dengan membelinya seharga Rp. 40. 000 dengan saldo sebesar Rp. 20. 000.

Bila Anda ada di Lebak Bulus, Anda dapat menaiki Kopaja 20 jurusan Lebak Bulus-Senen untuk dapat sampai di Monas. Tarif biaya yang perlu Anda bayar yaitu Rp. 4. 000 per orang. Harga yang tercantum dapat beralih setiap saat.

Jarak pada gerbang dengan pintu masuk Monas lumayan jauh, Anda tak perlu cemas. Bakal ada kereta yang bakal mengantar Anda menuju lobby untuk beli ticket masuk. Kereta ini adalah sarana dari lokasi wisata Monas makanya tak ada cost apabila Anda memakai kereta ini.

Di lokasi untuk menaiki kereta ini dekat dengan kantin yang sediakan beragam makanan seperti soto betawi, bakso serta yang lain. Dari mulai harga Rp. 20. 000 – Rp. 50. 000.

Sampai di lobby, Anda bakal lakukan pembayaran untuk memperoleh ticket masuknya. Harga untuk masuk cawan Monumen Nasional, untuk dewasa dikenakan Rp. 5. 000 per orang, mahasiswa dikenakan harga Rp. 3. 000 per orang, serta anak-anak ataupun pelajar dipakai harga Rp. 2. 000 per orang.

Apabila Anda mau menaiki hingga puncak Monumen Nasional, bakal dikenakan harga yang tidak sama. Rata-rata pengunjung yang berdatangan memanglah banyak yang mau hingga ke Puncak Monas. Lihat panorama indahnya kota Jakarta serta rasakan hiruk pikuk dari atas.

Gedung-gedung yang menjulang tinggi pencakar langitpun tampak keren. Di sekitaran Monas ada Masjid Istiqlal, Gereja Ketedral, Mall-mall besar ataupun Hotel-hotel berbintang yang dapat Anda kunjungi sepulang dari Monas.

Untuk dewasa dikenakan harga Rp. 10. 000 per orang, mahasiswa dikenakan harga Rp. 5. 000, serta anak-anak atau pelajar dipakai harga Rp. 2. 000. Harga yang tercantum dapat berubah-ubah setiap saat.

Didalam Monas, Anda bakal tahu histori dari saat penjajahan saat sebelum merdeka ataupun setelah merdeka. Banyak miniatur yang dipajang dengan begitu serupa dengan satu momen terlebih dulu.

Bila Anda mau berkunjung ke Monumen Nasional ini, janganlah di hari Senin ataupun di hari-hari besar bakal ditutup serta tak dapat memasukinya. Di buka pada hari Selasa hingga Jumat jam 8 pagi s/d jam 4 sore.

Apabila Anda mau menaiki ke Puncak Monas, datanglah pagi-pagi lantaran umumnya ticket pelataran puncak masihlah ada. Salah bila Anda datang sore serta mau naik ke Puncak lantaran umumnya ticket untuk dapat sampai atas bakal habis.

Pada malam hari, Anda bakal nikmati situasi lokasi Monas dengan berbeda. Tugu bakal tampak begitu cantik dengan lampu-lampu yang bertukar warna-warni. Ada taman yang dapat Anda kunjungi di sekitaran Monas serta nikmati keindahan situasi malam.

You may be interested

Buzz
5 views

Mengenal Fredrich Yunadi, Kuasa Hukum Papa yang Dulu Sempat Daftar Ketua KPK

Lahiya - November 18, 2017

Siapa sangka kasus Setya Novanto kini kembali mencuat dan jadi perbincangan publik. Setelah peristiwa kecelakaan yang terjadi itu, kini Papa…

Gak Kalah dengan CS, Inilah 4 Mainan Jadul yang Bikin Anak 90-an Berasa di Medan Tempur
Buzz
4 views
Buzz
4 views

Gak Kalah dengan CS, Inilah 4 Mainan Jadul yang Bikin Anak 90-an Berasa di Medan Tempur

Lahiya - November 18, 2017

Zaman sekarang, game tembak-tembakan seperti CS, point blank dan lain-lain sudah sangat laku di pasaran. Kebanyakan penggunanya sih  anak-anak zaman…

5 Negara di Dunia yang “Berguru” Pada KPK, Bukti Lembaga Anti Korupsi Kita Diakui
Buzz
5 views
Buzz
5 views

5 Negara di Dunia yang “Berguru” Pada KPK, Bukti Lembaga Anti Korupsi Kita Diakui

Lahiya - November 18, 2017

Korupsi, bisa dibilang menjadi penyakit mematikan bagi setiap negara. Oleh sebab itu istilah “Negara hancur karena korupsi” mungkin memang ada…

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan