SHARE
Loading...

Seorang seniman Jepang bernama Megumi Igarashi. Ia tidak pernah menyangka bahwa dirinya harus berhadapan dengan hukum karena telah menggunakan kebebasan dalam berseni secara tidak bertanggung jawab.

Pasalnya wanita ini menghasilkan karya Miss V, yang mana ia menggunakan alat scan 3-D untuk menangkap bentuk Miss V nya, yang kemudian dilanjutkan menjadi sebuah karya seni.

Setelah mendapat data – gambar dari hasil scan Miss V nya, Igarashi mencetak itu menjadi sebuah perahu dayung.

seniman

Walaupun seperti yang kita ketahui bahwa Jepang merupakan salah satu negara yang begitu terbuka dalam hal seksualitas dan pornografi, bahkan industri erotis di negara sakura ini berkembang begitu pesat. Namun, ternyata dari kasus Igarashi ini, kita dapat melihat bahwa sebenarnya pengertian atau definisi “seni” sangatlah sempit di negara Jepang.

seniman

Igarashi sempat harus berurusan dengan hukum akibat karya yang dihasilkannya ini. Namun, ia pun tidak serta merta menerima tuntutan yang ditujukan atas dirinya itu.

seniman

Ia membela dirinya dengan mengeluarkan pernyataan bahwa sah-sah saja
untuk dia dengan profesi seorang seniman untuk berkarya sekreatif mungkin di bidang seni. Ia pun memiliki kebebasan untuk berkarya, dalam bentuk apapun.

seniman

Menurutnya, ini adalah merupakan unsur-unsur kreatif seorang seniman yang tidak bisa dibantah atau disangkal oleh pihak manapun.

Semoga artikel ini bermanfaat jangan lupa di-share yuk!