Ngeri! Tak Berubah Jadi Spiderman, Pria Ini Justru Alami Hal Menyeramkan karena Gigitan Laba-laba

Posted on

Lahiya – Salah satu karakter pahlawan super nan populer dari Marvel Comics adalah Spiderman. Spiderman dikisahkan merupakan seorang pria yang mendapat kekuatan super setelah ia digigit oleh seekor laba-laba. Hal serupa juga menimpa seorang ayah muda dari Inggris. Namun tentu saja, alih-alih berubah jadi Spiderman, pria tersebut justru mengalami hal mengerikan setelah digigit oleh seekor laba-laba.

Seperti dikutip dari reportase The Sun via Grid.ID, Senin (08/01/2018), Jordan Rassas adalah pria berusia 24 tahun asal Blackpoo, Inggris, yang mengalami muntah darah setelah digigit laba-laba.

Tak hanya itu, Jordan juga khawatir lengannya harus diamputasi guna untuk menghentikan penyebaran infeksi ke jantung, paru-paru, dan organ vital lainnya.

Bahkan, sang dokter pun terpaksa harus menyingkirkan siku Jordan untuk menyembuhkan bekas gigitan laba-laba tersebut.

Baca juga: Malah Apes! Ingin Mancung Namun Gagal, Inilah Sisi Gelap Operasi Plastik Thailand yang Terkuak

Bisa False Widow

Ayah dua anak ini mengalami reaksi alergi setelah digigit laba-laba berjenis False Widow. Laba-laba jenis ini merupakan hewan paling berbisa di Inggris.

Jordan yang malang digigit laba-laba itu saat sedang tidur di pembaringannya. Jordan teringat bagaimana ia terbangun oleh gigitan laba-laba itu. Jordan yang bekerja sebagai konsultan energi ini awalnya tidak memikirkannya. Namun kemudian ia menyadari bahwa secara bertahap tangannya malah membengkak.

Awalnya ia memutuskan untuk tak pergi klinik. Namun sewaktu dia pergi untuk menjemput seorang teman dari sebuah pesta, ia harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami muntah darah.

Setibanya di rumah sakit, Jordan bahkan tak bisa menjelaskan pada dokter lantaran rasa sakitnya sangat tak tertahankan.

“Dalam beberapa detik saya berada di tempat tidur dengan jarum suntik di arteri saya. Mereka memotong baju saya dan menyiapkan tim stimulator detak jantung,” ungkap Jordan.

Jordan, yang memiliki anak perempuan berusia 2 tahun dan anak laki-laki berusia enam tahun itu menghabiskan sembilan hari terbaring dalam perawatan di rumah sakit. Infeksinya menjadi makin parah sehingga mau tak mau iapun jadi khawatir akan kehilangan lengannya.

Baca juga: Benarkah Gigitan Capung Bisa Cegah Anak Mengompol? Ini Faktanya

Hal itu harus dilakukan demi menghentikan infeksi menyebar ke organ vitalnya. Beruntung, antibiotik berhasil menghentikan infeksi menjalar lebih jauh. Jordan pulih sebelum tindakan bedah hendak diambil.

Namun tetap saja, untuk mengobati infeksi, mereka harus memotong lengannya dan membedah sikunya.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan