Nikahi Perempuan yang Mengaku Istrinya di Masa Lalu, Pria ini Nyesel Seumur Hidup. Harta Ludes, Keluarga Hancur

Posted on

Cho seorang tukang listrik berusia 53 tahun merasakan kebahagiaan tak terkira saat dia “menikahi” wanita yang mengaku sebagai istrinya sejak masa lalu. Namun rupanya perempuan tersebut ternyata menjadi mimpi buruk baginya. Dikutip dari Asia One Cho menjadi korban penipuan. Perempuan itu ternyata seorang penipu.

Cho harus kehilangan uang sebesar RM100,000 karenanya. Kebahagiaan Cho berubah menjadi mimpi buruk. Ternyata Istri barunya tersebut hanya memanfaatkannya untuk mengeruk harta miliknya.

Istri barunya yang berusia 45 tahun yang dikenal sebagai Lo mengancamnya dan keluarganya saat Cho tak lagi memberi uang kepada Lo. Cho yang sudah beristri dan mempunyai tiga anak ini hancur sudah kehidupannya akibat Lo.

Istrinya minta bercerai setelah mengetahui suaminya tersebut telah beristri lagi. Fakta lainnya ternyata Lo juga sudah bersuami sebelum menikah lagi dengan Cho. Bedanya suami Lo rela ‘memberikan’ istrinya kepada Cho.

Perselingkuhan ini dimulai saat Cho bertemu Lo dan suaminya di media sosial pada bulan April tahun lalu. Beberapa bulan kemudian, suami Lo memberi tahu Cho bahwa Lo dan Cho menikah di kehidupan lampau.

Dia meyakinkan Cho bahwa kekasih yang bereinkarnasi harus menikah lagi. Akhirnya keduanya menikah diam-diam di rumah Lo di Malaka, tanpa sepengetahuan istri Cho yang telah menikah secara resmi.

Cho sendiri sebenarnya sudah menikah dan sudah dikaruniai tiga orang anak. Tak lama setelah menyelesaikan “pernikahan” tersebut, pemerasan dimulai. Lo mengklaim bahwa dia adalah anggota geng triad underworld dengan seorang pemimpin dari Hong Kong.

Dia mengatakan butuh biaya sebesar RM27.000 untuk meninggalkan kelompok tersebut. Cho yang telah menjadi suami barunya akhirnya membayar jumlah tersebut. Cho juga mengeluarkan RM40.000 dari Employee Provident Fund (EPF) sebagai uang muka untuk rumah baru yang ingin dibeli oleh Lo.

Setelah itu, Lo memberi tahu Cho bahwa dia mempunyai sakit jantung dan dia memerlukan pengobatan. Cho mengaku butuh lima suntikan seharga RM15.000 dan RM20.000 dan lainnya untuk operasi menyelamatkan hidupnya.

Cho menyerahkan asuransi dan tabungannya. Uang tersebut digunakan untuk membayar pengobatan, termasuk RM10.000 lainnya untuk melunasi hutang Lo dengan rentenir dan untuk kebutuhan sehari-hari.

Akhirnya pada bulan Maret tahun ini, istri Cho mengetahui tentang perselingkuhan tersebut dan mengajukan cerai. Cho kemudian memutuskan bahwa dia harus menebus kesalahannya kepada istri tuanya.

Cho memberikan rumahnya dan setengah dari tabungan EPF-nya, sekitar RM55.000 kepadanya sebagai penyelesaian perceraian. Cho berkata bahwa Lo menjadi marah atas keputusannya dan meminta agar dia mengambil kembali uang itu dan memberikan kepadanya.

Uang Ringgit

Dia berulang kali mengancamnya dan keluarganya saat dia menolak. Karena takut akan kehidupan keluarganya, Cho mengajukan laporan polisi pada tanggal 21 September di kantor polisi Pandan Indah.

Berbicara pada sebuah konferensi pers dengan MCA pelayanan publik dan kepala biro keluhan Datuk Seri Michael Chong mengatakan Cho mengaku bahwa dia hanya menginginkan mimpi buruk itu berakhir.

Ilustrasi polisi Malaysia

“Saya tidak peduli dengan RM112.000 yang saya hilang, saya hanya ingin dia meninggalkan saya dan keluarga saya sendiri,” katanya.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan