Panglima TNI: Demonstrasi Jangan Langsung Dicap Radikal

Posted on
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan aksi demonstrasi dilakukan secara tertib dan mengikuti aturan-aturan.

“Aksi unjuk rasa di sebuah negara demokrasi tentunya diperbolehkan. Asalkan dilakukan menurut koridor hukum yang berlaku,” kata Panglima TNI di sela-sela rapim TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (17/1).

Dalam era demokrasi, kata dia, harus ada ruang kebebasan, itu adalah menyampaikan pendapat antara lain dengan demo. Tetapi demo harus tertib, ada aturan-aturannya.

“Jadi kalau demo-demo jangan langsung dicap itu adalah radikal, itu adalah menyampaikan pendapat. Tidak masalah. Kalau bersikap radikal, itu beda,” kata Gatot.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan