Gambar Via: brilio.net

Definisi, Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif, Induktif, juga Campuran Dalam Bahasa Indonesia

Posted on

Definisi Serta Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif, Induktif, juga Campuran Dalam Bahasa Indonesia – Paragraf yaitu rangkaian beberapa kalimat yang saling terjalin serta memiliki kandungan satu buah gagasan atau tema paling utama yang sedang dibicarakan di dalamnya. Ada beberapa jenis Paragraf di dalam bahasa Indonesia yakni Paragraf deduktif, Induktif, serta campuran.

Paragraf Deduktif

Gambar Via: lutfihamid.com

Paragraf deduktif yaitu sebuah Paragraf yang kalimat intinya terdapat di awal Paragraf. Paragraf ini diawali dengan pernyataan yang miliki sifat umum dan kemudian dilengkapi dengan sebagian keterangan khusus yang berbentuk contoh-contoh, perincian khusus, bukti-bukti dan sebagainya. Karena Paragraf deduktif dikembangkan dari sebuah pernyataan umum, maka pola kalimatnya yaitu dari umum ke khusus.

Ciri Kalimat Deduktif

  • Kalimat utama ada di awal paragraf.
  • Kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian disusul dengan sebagian keterangan.

Pola Paragraf deduktif:

  • Umum,
  • Khusus,
  • Khusus,
  • Khusus.

Contoh Paragraf deduktif:

Kemacetan sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta. Kemacetan tersebut diseabkan oleh beberapa faktor antara lain. Pertama, jumlah kendaraan yang ada di Jakarta tidak seimbang dengan luasnya jalan. Kedua, Kurangnya kedisiplinan bagi semua pengguna jalan raya. Ketiga, Kemunculan tempat-tempat yang menganggu lalu lintas seperti pasar, rel kereta api, pedagang kaki lima, halte yang tidak difungsikan, banjir, dan sebagainya. Yang terakhir, Ketidak tegasna aparat yang berwenang dalam menindak para pelanggar lalu lintas

Paragraf Induktif

Gambar Via: penerbitdeepublish.com

Kalimat paling utama Paragraf induktf terdapat di bagian akhir Paragraf. Paragraf ini diawali dengan kalimat-kalimat penjelas yang berbentuk fakta, contoh-contoh, perincian khusus ataupun bukti-bukti yang kemudian diambil kesimpulannya atau digeneralisasikan ke dalam satu kalimat pada akhir Paragraf. Paragraf Induktif dikembangkan dari pola khusus ke umum.

Ciri Kalimat Induktif

  • Diawali dengan sebagian keterangan khusus.
  • Kemudian, digeneralisasikan jadi satu buah rangkuman bersumber pada sebagian keterangan khusus.
  • Rangkuman yang disebut sebagai kalimat paling utama ada di akhir Paragraf.

Pola Kalimat Induktif

  • Khusus,
  • Khusus,
  • Khusus,
  • Umum.

Contoh Paragraf Induktif:

Paragraf Induktif terdiri dari beberapa jenis yaitu:

Gambar Via: souvenirplakat.com
Generalisasi

Setelah ujian anak-anak di periksa, ternyata nilai mereka beragam. Sebnyak 20 siswa nilainya melebihi standar kelulusan. 10 siswa mendapat nilai tepat pada standar kelulusan, dan tidak ada seorangpun yang mendapat nilai dibawah standar. Bisa dikatakan kegiatan belajar di kelas ini cukup berhasil.

Analogi

Belajar di masa tua membutuhkan usaha yang ekstra karenakan daya tangkap yang dimiliki pada masa ini sudah sangat berkurang. Bahkan motivasi yang dimiliki juga sudah melemah karena terlalu banyaknya pikiran yang mengagngu. Itulah mengapa dikatakan belajar di waktu tua seperti melukis di atas air.

Sebab-akibat

Saat ini kita sudah memasuki musim penghujan. Banyak sampah yang menumpuk akibat kita erring membuang sampah sembarangan. Terlebih lagi, mendangkalnya permukaan saat ini. Oleh karena itu, tidak mengherankan banjir selalu datang setiap hari.

Perbandingan

Andi suka menolong setiap orang. Dia selalu ramah kepada siapapun. Tidak seperti adiknya Anto yang suka menjahili orang. Anto terkanal karena kenakalannya daripada prestasinya. Itulah mengapa kedua saudara ini mendapat perlakuan beda dari teman-temanya.

Paragraf Campuran

Gambar Via: controversy.rocks

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan