Gambar Via: news.okezone.com

Pengertian Paragraf Klasifikasi dan Contoh Lengkap!

Posted on

Pengertian Paragraf klasifikasi dan Contohnya – Paragraf klasifikasi yaitu satu buah paragraf yang tema pokoknya dikembangkan dengan mengelompokanya ke dalam beberapa kelompok yang bersumber pada karakter atau ciri spesifik. Paragraf klasifikasi adalah satu diantara pengembangan paragraf eksposisi hingga paragraf ini mempunyai tujuan untuk memberikan informasi yang sangat jelas pada para pembacanya.

Ciri-Ciri Paragraf Klasifikasi

Gambar Via: sorotkebumen.com
  • Paragraf ini menggunakan ungkapan-ungkapan “digolongkan”, “dibagi”, “diklasifikasikan”, dan sebagainya.
  • Mempunyai gaya penulisan yang bersifat informatif.
  • Paragraf ini membagi/mengklasifikasikan/mengelompokan suatu hal ke dalam dua atau lebih kelompok dengan bersumber pada referensi tertentu.

Contoh Paragraf Klasifikasi

Contoh 1

Gambar Via: hipwee.com

Tanpa kita sadari ada tiga jenis teman yang ada disekitar kita. Kelompok yang pertama adalah teman dikala senang. Teman-teman yang ada dikala senang ini merupakan teman yang paling mudah untuk dicari. Mereka sangat banyak jumlahnya di lua sana. Biasanya teman-teman macam ini akan selalu berada di sekitar kita jika kita sedang berada dalam keadaan senang dan gembira, tetapi ketika kita sedang tertimpa musibah, mereka biasanya menghilang entah kemana. Kelompok teman yang selanjutnya adalah teman dekat. Teman dekat atau lebih dikenal dengan sahabat adalah teman yang benar-benar dekat dengan kita. Mereka selalu menghabiskan waktu bersama kita sehingga kita tahu segala sesuatu tentang mereka. Teman dekat akan selalu berada di samping kita dalam keadaan apapun, entah itu sedih ataupun bahagia. Namun, mencari teman dekat sangatlah sulit, perlu adanya suatu proses untuk menemukannya. Oleh karena itu, memiliki satu teman dekat saja sudah cukup membahagiakan. Kelompok teman yang terakhir adalah teman biasa. Kelompok teman ini merupakan teman-teman yang hanya sebatas kenal dengan kita. Mereka tahu siapa kita dan kita tahu siapa mereka, tetapi kita tidak terlalu dekat dengannya. Teman biasa ini diibaratkan seperti dua mata pisau. Di satu sisi mereka dapat menjadi saingan, tetapi di sisi lain mereka dapat menjadi sebuah tolak ukur atau motivator bagi kita. Teman biasa inilah yang lama kelamaan akan menjadi teman dekat atau teman dikala senang.

Contoh 2

Gambar Via: tribunnews.com

Sampah atau limbah dapat digolongkan menjadi beberapa jenis. Penggolongan ini berdasarkan jenis-jenis sampah itu sendiri. Kelompok yang pertama adalah sampah organik, sampah ini adalah sampah yang bisa terurai dengan sangat mudah karena dapat membusuk. Sampah-sampah ini pada umumnya berasal dari sisa-sisa makanan rumah tangga seperti, sayuran, daging, dan nasi. Kelompok sampah ini dapat menimbulkan bau yang tidak sedap apabila didiamkan begitu saja. Namun sampah-sampah ini dapat berguna dengan cara diolahnya menjadi pupuk organik. Kelompok sampah yang kedua adalah sampah anorganik. Sampah anorganik adalah sampah-sampah yang tidak bisa terurai oleh tanah karena tidak bisa membusuk. Sampah-sampah anorganik kebanyakan berupa plastik-plastik sisa wadah pembungkus atau barang elektronik yang tidak bisa digunakan lagi. Jika dibiarkan begitu saja, sampah ini akan menggunung. Untuk mengatasinya sampah-sampah anorganik bisa dilakukan recycle atau penggunaan kembali, dan membuatnya menjadi beberapa kerajinan tangan. Kemudian sampah yang terakhir adalah sampah kimiawi. Sampah ini adalah sampah-sampah yang paling berbahaya dari jenis-jenis sampah lainnya karena bisa menimbulkan pengaruh buruk bagi kesehatan manusia dan keasrian lingkungan. Contohnya adalah limbah hasil pengolahan pabrik, limbah laboratorium, baterai, detergen, dan lain-lain. Apabila sampah-sampah ini dibuang begitu saja akan menimbulkan kerusakan. Oleh karena itu, sampah ini perlu diolah terlebih dahulu sebelum dibuang.

Contoh 3

Gambar Via: villakaro.wordpress.com

Berdasarkan bijinya, tumbuhan diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil. Tumbuhan monokotil adalah tumbuhan yang memiliki biji berkeping satu. Tumbuhan jenis ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut: akarnya serabut dan menyebar ke segala arah, batangnya tidak berkayu, bercabang, dan memiliki ruas-ruas, dan daunnya berbentuk panjang dengan tulang daun yang memanjang. Tumbuhan yang masuk ke dalam kelas ini misalnya, pohon pisang, tebu, rumput, dan lain-lain. Sedangkan tumbuhan dikotil adalah kelas tumbuhan yang memiliki biji berkeping dua. Tumbuhan-tumbuhan yang masuk ke dalam kelas ini dapat diidentifikasi dengan melihat ciri-cirinya yang berupa: Akarnya tunggang, batangnya berkayu dan bercabang, dan daunnya bervariasi, ada yang melengkung, menyirip, dan majemuk. tumbuhan yang termasuk dikotil ini adalah pohon beringin, jeruk, jati, akasia, pohon mangga, dan lain-lain.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Contoh Paragraf Klasifikasi, kami harap semoga Postingan kali ini mengenai Contoh Paragraf Klasifikasi di atas sedikitnya dapat membantu kalian yang sedang mencari contoh-contoh Paragraf Klasifikasi untuk lebih mengerti lagi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Paragraf Klasifikasi. Dan, semoga kamu juga jadi semakin mencintai Bahasa Indonesia, ya. [ki]