Pelecehan, Seorang Siswa Dibully Habis-Habisan Lalu Disuruh Lakukan Hal yang Bikin Geram!

Posted on

Lahiya – Ulah anak-anak jaman sekarang ini sangat perlu untuk dipantau orang tua. Penggunaan gawai yang semakin bebas harusnya menjadi perhatian tersendiri untuk para orang tua. Jangan sampai anak-anak mengakses berbagai video yang tak selayaknya yang kemungkinan besar bakal ditiru.

Seperti halnya video yang baru-baru ini viral di media sosial, tak layak untuk ditonton. Video ini berisi tentang bully yang beredar di banyak kalangan yang terjadi di lingkungan sekolah. Korban sendiri merupakan siswi kelas II SMPN 3 Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Ia menjadi korban bully temannya sendiri sampai disuruh untuk mencium kaki.

Singkat cerita, aksi bully yang terjadi pada Sabtu (13/1/2018) itu kemudian menyebar ke berbagai kalangan sampai akhirnya diketahui oleh pihak otoritas sekolah. Ahmad yang merupakan Guru Bimbingan Konseling SMP Negeri 3 Pangkal Pinang menyebutkan jika kejadian itu bermula saat terjadi cekcok dan kesalahpahaman antara korban dan juga pelaku.

Baca juga: Viral Foto Struk Belanja Tahun 1992, Cek Harganya di Sini. Murah Meriah Banget!

Selanjutnya, korban diwajibkan meminta maaf dengan mencium kaki sang pelaku. Dan atas kejadian yang sudah menghebohkan itu, pihak sekolah kemudian mengambil inisiatif untuk mempertemukan korban, pelaku dan juga pihak keluarga yang terkait.

“Dalam pertemuan yang turut dihadiri kepala sekolah dan majelis guru, masing-masing pihak akhirnya bersepakat untuk berdamai,” kata Ahmad, Sabtu (20/1/2018), seperti yang diwartakan oleh Tribunnews.com

Ahmad menyebutkan, demi mencegah kejadian yang tak diinginkan, pihak sekolah kemudian meminta seluruh jajarannya dan juga siswa untuk menghapus video yang menghebohkan itu. Pihak sekolah juga meminta agar kejadian itu tak diperpanjang mengingat korban dan juga pelaku masih sama-sama di bawah umur.

Baca juga: Apes! Wanita Berobat Usai Dipukul Pria di Klub Malam, Sampai RS Malah Dihajar Lagi oleh Dokternya

Pasca kejadian yang menghebohkan itu, proses belajar mengajar dipastikan kan berjalan normal seperti sedia kala.

Dan ini perlu menjadi pelajaran untuk semuanya, baik orang tua ataupun anak-anak untuk senantiasa berperilaku yang baik sesuai norma yang ada.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan